Rabu, 02 Februari 2011

Karyawan Sukses dan Pengusaha Sukses



Hari-hari di habiskan waktu bersama keluarga, jalan-jalan keluar negeri, nonton pertandingan tenis di bali dan berburu kuliner. hmmm... sebuah imaginasi yang menarik. Imaginasi yang membangun. seratus persen saya yakin semua orang juga bermimpi serupa. mimpi ingin memiliki harta yang cukup untuk menikmati hidup bersama anak dan istri serta keluarga besar seumur hidup. Kita boleh bermimpi, bahkan diwajibkan buat anda yang ingin sukses. tanpa bermimpi, keinginan untuk sukses hanyalah sebuah isapan jempol belaka.

Dewasa ini orang cenderung mengejar zona nyaman, rela berdesak-desakan dan bersaing dengan ribuan orang hanya untuk mendapatkan kursi di Pegawai negeri. banyak juga yang rela mengorbankan pekerjaannya yang sudah lama di gelutinya hanya untuk mengejar pegawai negeri. padahal salary yang bakal di terima orang tersebut belum tentu lebih besar dari apa yang sudah dia dapat sekarang. yah..itu dia, mindset sebagai seorang pekerja yang memiliki prestise di kalangan sosial, menjadi salah seorang karyawan di perusahaan besar, nampaknya sudah menjadi pola pikir kebanyakan masyarakat Indonesia. Status sosial seorang karyawan atau pegawai cenderung lebih tinggi dari seorang pengusaha. contoh : seorang karyawan Bank dengan seorang penjaja bakso keliling? mana yang lebih tinggi derajatnya?. memang dari sisi kesejahteraan seorang karyawan bank jauh lebih tinggi kedudukan sosialnya dibanding dengan seorang tukang bakso keliling. tapi ingat, anda juga harus tau. seorang tukang bakso adalah seorang pengusaha,  yang jauh kedepan lebih memikirkan perencanaan yang matang untuk bisa menjadi seorang pengusaha yang sukses. gamblangnya begini saja. mana yang anda pilih menjadi karyawan yang sukses atau pengusaha yang sukses? anda pasti sudah tau jawabanya.

Sangat teramat sayang jika mimpi besar anda hanya sebatas menjadi seorang karyawan perbankan atau pegawai negeri sipil. bukankah ada pepatah mengatakan, "gantungkanlah cita-citamu setinggi langit". cita-cita itu adalah sebuah impian, kenapa untuk bermimpi aja mesti dibatasi. kenapa cuma mimpi mau jadi karyawan bank atau karyawan swasta dengan gaji yang lumayan menggiurkan?. mindset seperti ini lah yang mestinya anda ubah, ingat tujuan anda hidup di dunia ini. bukankah dunia ini hanya sementara, bukankah sebanyak apapun harta yang kita dapatkan tidak akan kita bawa sedikitpun di tempat kita nanti. (red:akhirat).

Nah, sebenarnya gimana sih cara merubah mindset karyawan menjadi mindset pengusaha?. memang ini bukan perkara yang gampang segampang membalikkan telapak tangan. pembentukan otak kita yang sedari kecil sudah di tanamkan untuk menjadi seorang karyawan. orang tua mana yang tidak bangga melihat anaknya bekerja di perusahaan besar dengan gaji  yang cukup besar pula?. itulah pola pikir orang-orang terdahulu yang mindset entrepreneurnya masih sangat sedikit.

Dalam memulai suatu bisnis atau usaha, ada dua faktor penting yang wajib di kantongi oleh orang-orang yang ingin merubah mindsetnya. yaitu Skill / keahlian atau mindset entrepreneur. mengapa kedua faktor tersebut mutlak di perlukan? jelas, karena kedua faktor tersebutlah yang memiliki peranan penting dalam menjalankan sebuah bisnis, terutama untuk yang baru memulai. Dengan mindset entreprenurnya, seseorang dapat terus termotivasi untuk selalu aktif dan produktif dalam menciptakan sebuah inovasi dan inspirasi baru untuk dapat menciptakan peluang usaha yang memiliki prospek yang bagus dan menguntungkan.

Nah buat anda yang ingin merubah mindset anda untuk membentuk jiwa entrepreneur adalah

Lihatlah potensi diri anda, kemampuan apa yang anda miliki dan inovasi apa yang dapat anda kembangkan.
Bergurulah pada pengusaha yang sudah sukses lebih dahulu, agar anda selalu termotivasi dan pemikiran anda akan terus terbuka, sehingga mindset anda pun perlahan-lahan akan berubah.
sering-sering lah ikuti pelatihan maupun seminar bisnis, agar anda dapat mengetahui sumber daya apa yang anda miliki dan sumber daya apa yang ada di sekitara anda yang dapat anda kembangkan untuk bisnis anda nantinya.

Ingat.. yang paling penting dalam sebuah bisnis atau usaha itu adalah Action, yah sebuah kata yang sangat sulit di jalankan. action, action dan action. jangan cuma banyak baca buku, baca artikel, surfing, tapi tidak ada action sama sekali. jangan cuma omong doang kata dik doang....karena tanpa action mimpi kita (anda maksud saya) tidak akan tercapai. ingat mimpi kita itu setinggi langit, jadi mesti penuh perjuangan untuk dapat menggapainya. semakin tinggi pohon, semakin berat pula usaha kita untuk dapat memetik buahnya.

Mudah-mudahan sobat semua tidak bosan membaca artikel saya ini, semoga kita semua dapat di bukakan pintu rezeki nya serta di bukakan pula mindset dari mimpi kecil menjadi mindset entreprenur dengan mimpi yang sangat besar. semua jalan ada resikonya. anda harus yakin kalau andapun bisa menjadi entreprenur yang sukses. Berani mengambil resiko dan jeli melihat peluang yang ada.

Jadi..sekarang anda putuskan, mana yang lebih enak...menjadi seorang karyawan sukses atau Pengusaha sukses....?..semoga anda bijak dalam menjalani kehidupan ini. thx

Gambar : bridgesoutheast.com

Ingin Bisnis / Usaha / Produk Anda di Review?
Hubungi saya melalui email : surya26com@gmail.com atau kontak person yang tertera di sidebar, Saya siap memberikan review Bisnis / Usaha / Produk Anda. Semoga bisa memberikan manfaat dan sukses selalu untuk Anda.

Artikel Terkait

Blogger Pekanbaru kelahiran Medan, bukan apa-apa, cuma pengen belajar dan mengembangkan diri (bukan nggemukin)

2 komentar

AKAN SELALU MENJADI YANG PERTAMA ! Merubah sikap dari diri seseorang memerlukan energi yang sangat besar, selain itu lingkungan keluarga juga sangat mempengaruhinya, masih banyak orang tua yang bilang "sekolah yang tinggi nak supaya dapat kerjaan yang enak" masih jarang yang bilang "sekolah yang tinggi, dan segera ciptakan pekerjaan". Kalangan mahasiswa juga sama lingkungan pendidikan seperti perguruan tinggi pun hampir sama, masih jarang perguruan tinggi yang berorientasi mencipatakan mahasiswanya yang siap menciptakan lapangan kerja, yang ada hanya dicetak jadi pegawai. Saya masih ingat orang yang memiliki IPK diatas 3 waktu kuliahnya pasti jadi pengajar atau dosen, orang yang memiliki IPK 2-3 kebanyakan jadi pekerja, dan orang yang memiliki IPK dibawah dua kebanyak menjadi pengusaha sukses. hmmmm jadi? ehhhh bukan berarti nilai IPK rendah itu baik looo, tapi yang paling penting "CIPTAKAN LAPANGAN KERJA, JANGAN MENCARI KERJA".... mantab, salam sukses buat SuryaPost.com

Salam Sukses....!! Link SuryaPOST sudah terpasang Boss....jangan lupa Link balik ya Boss...Matur Thank U

Tinggalkan Komentar dan mari kita saling menjaga silahturahmi, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat..aminn
EmoticonEmoticon