Minggu, 06 Agustus 2017

Seandainya ini terjadi pada keluarga kalian, wahai para pembakar keadilan!



Melihat berita yang lagi viral sungguh sangat menyayat hati, Korban salah tangkap yang dibakar hidup-hidup oleh sekelompok manusia berhati binatang. Coba saja ini terjadi dengan keluarga kalian para pembakar berhati iblis... apapun ceritanya, seburuk apapun perangainya, malingpun dia, tapi dia adalah manusia juga, berikan dia hak untuk berbicara, berikan dia hak untuk mendapat keadilan, bukan hakim jalanan dan kalian dengan teganya membakar hidup-hidup. coba bayangkan, apa perasaan Istri sang Korban "salah bakar" yang sedang mengandung 7 bulan, tidak ada suami yang mendampingi saat akan melahirkan dan calon bayi yang tidak dapat melihat senyum ayahnya.

Kalian wahai para pembakar, kalian tau agama bahkan yang kalian belain hanya peralatan untuk ibadah yang harganya pun tak sampai 300rb, tapi kalian dengan teganya membinasakan orang yang kalian tuduh telah mencuri barang tersebut. dimana rasa keadilan yang kalian teriakkan padahal kalian sendiri sudah menghilangkannya dalam hati kalian yang penuh dengan iblis bermata merah.

Wahai bapak yang telah berjibaku mencari rizki dengan jalan yang halal yang telah menjadi korban salah bakar, semoga engkau mendapatkan pahala jihad, semoga engkau mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT. dan berikanlah kecukupan rizky untuk keluarga yang ditinggalkan..Amiiinn... ini berita yang menjadi trending topik seminggu ini di mbah gugel.....

Kutipan Tulisan menarik dari : Abu Ubaidah As Sidawi

Saya terhentak dan geram tatkala membaca berita tragedi ampli berdarah yg terjadi di Bekasi awal Agustus ini.
Adalah seorang tukang service soundsystem dan amplifier itu tewas dalam sebuah tragedi yang menghentak perhatian. Ia ditangkap karena dituduh mencuri ampli mushalla.
Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, diseret ramai-ramai, bahkan dibakar hidup-hidup hingga tewas. Akibat aksi main hakim itu, anak dan janin dalam kandungan istrinya menjadi yatim.
Saudaraku, jangan ada lagi kasus seperti ini terulang kembali, karena kasus ini pelanggaran berat baik dari sudut pandang agama, hukum, sosial dan politik.
Berikut catatan singkat beberapa bentuk pelanggaran kasus ini:
1. Membunuh nyawa seorang muslim merupakan dosa besar setelah dosa syirik kpd Allah. Nabi pernah bersabda:
لَزَوَالُ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللهِ مِنْ قَتْلِ الْمُسْلِمِ بِغَيْرِ حَقٍّ
Hilangnya dunia beserta isinya sungguh lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim dengan tidak benar. (HR. Ibnu Majah (2668), Tirmidzi (1395), Nasa’i (3998) dengan sanad shohih)
2. Gegabah menuduh sebelum pembuktian yg sah, padahal Nabi bersabda:
لو يُعْطَى الناسُ بدعواهُم لادّعَى قومٌ دماءَ قومٍ وأموالهُم ، ولكنّ البيّنَة على المُدّعِي ، واليمينُ على من أنكرَ
“Jika semua orang diberi hak (hanya) dengan dakwaan (klaim) mereka (semata), niscaya (akan) banyak orang yang mendakwakan (mengklaim) harta orang lain dan darah-darah mereka. Namun, bukti wajib didatangkan oleh pendakwa (pengklaim), dan sumpah harus diucapkan oleh orang yang mengingkari (tidak mengaku)”. (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan yang lainnya).
3. Penerapan hukum pidana hanya diterapkan oleh pemimpin, tidak boleh main hakim sendiri, dengan kesepakatan ulama, karena jika diperkenankan main hakim sendiri maka akan terjadi kekacauan di muka bumi.
Semoga para penegak hukum segera meringkus para pelaku agar tidak ada lagi perbuatan semena-mena di kemudisn hari.
4. Membunuh dengan membakar api dilarang dalam agama Islam. Nabi bersabda:
لا يعذب بالنار إلاَّ رب النار"
Tidak boleh menyiksa dg api kecuali Robbnya api (Allah). (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dishohihkan albani)
5. Mendzalimi korban, keluarganya, kerabatnya, sahabatnya dan sebagainya. Sang istri menjadi janda, anak menjadi yatim, bahkan janin menjadi yatim sebelum lahir ke dunia melihat ayahnya.
Wahai para pembunuh, berapa banyak dosa yg kau tanggung? Berapa banyak orang yg kau dzalimi? Bagaimanakah jika mereka mendoakan kejelekan untuk kalian wahai para pembunuh. Bertaubatlah sebelum maut merenggut nyawamu!
عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: “Kedzaliman adalah kegelapan-kegelapan di akherat kelak”. (HR. Bukhori 2447 dan Muslim 2579)
وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ, فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ.
Hati-hatilah dari doa orang yang didzalimi, karena tidak ada penghalang antaranya dan antara Allah. (HR. Bukhori 1401 dan Muslim 27)
6. Kasus ini menimbulkan ketakutan dan kecemasan kpd masyarakat sehingga menjadikan keadaan negara tidak kondusif. Nabi bersabda:
لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
Tidak halal bagi seorang muslim untuk menakuti saudara muslim lainnya. (HR. Abu Dawud 5004 dan Ahmad 23064 dengan sanad shohih, dishahihkan al-Albani dalam Ghoyatul Marom 447).
Semoga Allah mengampuni korban, memberikan kesabaran kpd keluarga.
Semoga para pembunuh diberi hidayah sebelum kematian menjemput mrk dan mendapatkan hukuman yg setimpal dg perbuatan mrk.

Ingin Bisnis / Usaha / Produk Anda di Review?
Hubungi saya melalui email : surya26com@gmail.com atau kontak person yang tertera di sidebar, Saya siap memberikan review Bisnis / Usaha / Produk Anda. Semoga bisa memberikan manfaat dan sukses selalu untuk Anda.

Artikel Terkait

Blogger Pekanbaru kelahiran Medan, bukan apa-apa, cuma pengen belajar dan mengembangkan diri (bukan nggemukin)

Tinggalkan Komentar dan mari kita saling menjaga silahturahmi, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat..aminn
EmoticonEmoticon