Tampilkan postingan dengan label Edukasi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Juni 2019

Membangun Personal Branding, Jualan apapun pasti laris



Saya ingin bertanya dulu, apa bisnis online Anda sekarang?

Pertannyaan berikutnya, berapa jumlah orang / agen / reseller lainnya yang juga menjual produk yg sama dengan Anda?

Pertanyaan berikutnya lagi, berapa jumlah brand / merk yang serupa dengan produk Anda, lalu berapa jumlah resellernya juga?

Intinya dari pertanyaan-pertanyaan diatas adalah: ada banyak sekali, bahkan sampai ribuan orang yang menjadi kompetitor Anda 🤦‍♂

Orang yang menjadi kompetitor Anda bukan berarti orang tsb menjual produk sama tetapi beda merk.

Bahkan orang yang menjual produk dengan merk yang sama dengan Anda pun juga bisa disebut sebagai kompetitor, karena Anda mencari target market yang sama.

Nahhh, bagaimana caranya agar si target market ini mau membeli produk melalui Anda, bukan melalui reseller / agen lainnya?

Jawabannya adalah Anda harus membangun Personal Branding

Pada materi ketiga, saya sudah sekilas menjelaskan bahwa Personal Branding adalah image Anda atau bagaimana orang lain mengenal Anda.

Anda perlu membangun Personal Branding, karena Anda bukanlah siapa-siapa.

Jika Anda adalah artis ibukota, Anda tinggal membuat akun Facebook atau Instagram, maka otomatis para netizen akan memfollow akun Anda. Dalam hitungan hari saja, follower Anda sudah ribuan. Posting jualan, pasti banyak sekali yang beli.

Masalahnya, Anda bukanlah artis 😂

Tidak ada orang yang kenal Anda ketika Anda baru memulai bisnis online.

Maka dari itu, Anda harus membangun yang namanya Personal Branding.

Nahhh, bagaimana cara membangun Personal Branding?

1.Kuasai Bidang Produk Anda

Jika Anda jualan fashion, maka Anda juga harus merupakan orang yang melek fashion, up-to-date, kaya wawasan akan bidang fashion.

Tidak hanya belajar cara jualan Anda, Anda juga harus belajar sampai menguasai bidang dari produk yang Anda jual.

2.Jadi Konsultan, bukan Penjual

Jika Anda sudah menguasai bidang keilmuan dari produk Anda, posisikan diri Anda sebagai konsultan. Bukan sekedar jualan.

Misal, jika Anda jualan produk kesehatan, maka akan banyak sekali calon customer yang akan konsultasi alias curhat masalah kesehatannya kepada Anda. Ya kan?

Anda tidak akan bisa menjawab curhatan calon customer, jika Anda tidak menguasai bidang Anda.

Jadilah konsultan mereka, bukan sekedar menjuali saja

3.Rutin Posting yang Bermanfaat

Personal Branding juga akan terbentuk dari hal-hal apa saja yang Anda posting.

Jika Anda sering posting tips-tips kesehatan, maka orang lain pun akan juga akan mengenali Anda sebagai orang yang paham di bidangnya

4.Image Anda Terbangun sebagai Pakar

Setelah Anda menguasai bidang Anda, sering posting-posting bermanfaat, dan menjadi konsultan orang lain, maka Anda akan terbranding sebagai pakar / ahlinya.

Calon pembeli akan semakin yakin sama Anda, dan mereka pun tidak akan segan membeli produk melalui Anda, bukan reseller lain.

Itulah cara mudah membangun Personal Branding.

Caranya membangunnya memang mudah, tetapi Personal Branding membutuhkan waktu, proses, dan perjuangan.

Jika Personal Branding Anda sudah terbentuk, FB Anda sudah ramai audience Anda, jagalah baik-baik.

Jangan sampai Personal  Branding Anda rusak hanya karena posting yang menimbulkan kebencian ya.

Personal Branding yang baik akan membuat orang lain yakin sama Anda, sehingga mereka mau membeli produk Anda, bahkan produk apapun yang Anda tawarkan.

Tak Hanya Membangun Personal Branding, Anda pun Bisa Membangun Store Branding

Apa lagi itu Store Branding?

Store Branding adalah image / brand yang Anda bangun untuk nama toko online atau olshop Anda.

Jika Personal Branding Anda membangun image atas diri Anda sendiri, maka Store Branding Anda membangun image untuk olshop milik Anda.

Apa Manfaat Membangun Store Branding?

Tentu saja hal ini akan semakin membuat calon pembeli menjadi yakin.

Bayangkan jika Anda memiliki website sendiri untuk blog / olshop Anda 💰

Bayangkan jika Anda juga memiliki Fanpages dan akun Instagram degan jumlah follower yang masif 💰

Maka semakin keren bisnis Anda, semakin meriah juga omsetnya

Artikel ditulis Oleh: GANANG MAHARDIKA
fb.me/GanangKPM
(artikel diposting hanya untuk catatan pribadi pemilik blog)

Tak ada interaksi tak ada transaksi yang terjadi


Apa sih yang membuat orang lain itu mau membeli produk Anda?

Alasannya hanya ada 2, yaitu karena mereka kenal dan yakin sama Anda. Betul gak?

Nahhh masalahnya adalah, sejak awal pembahasan Facebook Marketing di kelas ini, Anda akan promosi kepada orang-orang yang bahkan sebelumnya belum kenal sama sekali dengan Anda.

Anda mencari grup dan fanpages lalu Anda nge-add orang yang akan Anda jadikan target market. Mereka ini belum kenal Anda. Bahkan Anda pun juga belum kenal mereka.

Nahhh, bagaimana caranya agar orang tak dikenal ini menjadi kenal Anda, lalu bisa menjadi akrab, dan akhirnya mau membeli produk Anda?

Jawabannya adalah INTERAKSI

Interaksi alias sering ngobrol di Facebook akan membuat orang lain yang awalnya belum kenal Anda, menjadi akrab dengan Anda 🤭 lalu ujung-ujungnya mereka menjadi pembeli, karena sudah percaya dan yakin sama Anda.

Maka dari itu, dalam dunia bisnis online sering kita dengar Tak Ada Interaksi Maka Tak Ada Transaksi

Di Facebook, jenis interaksi itu ada 4:

  1. Like
  2. Comment
  3. Share
  4. DM

Maksimalkan 4 jenis interaksi ini untuk menjalin keakraban dengan target market Anda.

Hanya butuh waktu 1 jam untuk menulis status dan blusukan mencari target market. Sisanya, habiskan waktu Anda untuk fesbukan untuk berinteraksi dengan orang lain.

❗ Ingat, Anda duluan-lah yang harus memulai dan memancing adanya interaksi.

Jadi, mulai sekarang, jangan pelit untuk ngelike dan komen status-status friends Anda.

Scroll timeline sampai bawah, habiskan waktu buat berinteraksi, begitulah cara mendatangkan omset dengan cara main Facebook

Interaksi yang harus Anda lakukan pun juga harus merupakan interaksi yang berkualitas. Bukan sekedar komen spam.

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan agar interaksi Anda berkualitas:

1.Beri Reaksi Pada Semua Postingan Friends

Facebook sekarang menyediakan fitur Reaction karena tombol jempol / likes sudah terlalu mainstream.

Coba deh beri reaction ke status friends-friends Anda, agar mereka "notice" dengan Anda dan cepat terjalin keakraban.

2. Komentar yang Bagus

Selain memberikan reaction, jangan lupa memberikan komentar juga ya.

Komentarnya yang bagus, natural, dan menyenangkan.

Jangan lupa untuk menyebut nama mereka juga. Dengan begitu, mereka akan merasa bahwa komen yang Anda berikan pun lebih bersifat personal (mereka merasa diperhatikan)

3. Beri Like dan Reply Pada Semua Komentar yang Masuk

Tidak hamya ngelike dan mengomentari status orang lain, Anda pun juga harus ngelike dan mengomentari status Anda sendiri.

Bagaimana caranya? Jika ada orang lain yang komen status Anda, berilah like dan reply komentar. Semuanya. Jangan ada yang tertinggal.

Kalau status Anda ramai likes dan komen, perasaan Anda senang kan? 😄

4. Kirim DM untuk memperkenalkan diri

Setelah Anda nge-add / di-add orang, jangan lupa untuk mengirim DM ke mereka.

DM-nya cukup sekali saja yaitu untuk memperkenalkan diri. Jangan langsung promosi produk.

Contoh DM untuk memperkenalkan diri:

Contoh

Halo, Pak (sebutkan namanya)

Terima kasih karena sudah menerima permintaan pertemanan dari saya.

Kenalkan, nama saya Ganang Mahardika. Saya adalah affiliate / agen dari Mahardika Store yang bergerak di bidang edukasi bisnis online.

Kunjungi laman profil saya ya Pak. Saya banyak memberikan postingan yang semoga bermanfaat bagi Pak (namanya)

Terima kasih

Itulah materi tentang betapa pentingnya berinteraksi untuk menjalin keakraban dengan friends sehingga mereka akan mau dan yakin sama Anda.

Eitssss, interaksi tidak hanya mengundang transaksi. Tetapi juga agar Rank Algoritma FB akun Anda meningkat.

Mark Zuckeberg (pembuat Facebook) telah menciptakan algoritma atau robot program. Simpelnya seperti ini:

✅ Status-status kita hanya akan bisa dilihat oleh orang yang sering interaksi sama kita

✅ Jadi, kalau kita tidak berinteraksi, maka tidak akan ada yang bisa melihat akun kita. Akun kita seakan seperti tenggelam. Status promosi kita tidak akan muncul di timeline / linimasa friends kita. Wuihhh serem.

Jadi kita sepakat ya. Mulai sekarang jangan pelit untuk sekedar LIKE dan KOMEN

Artikel ditulis Oleh: GANANG MAHARDIKA
fb.me/GanangKPM
(artikel diposting hanya untuk catatan pribadi pemilik blog)

Rajin update status agar jualan makin mulus



Sambil terus menerus mencari dan menambah jumlah pertemanan, Anda juga harus terus menerus update status di Facebook Anda.

Saya kalau bikin status masih sepi like dan komen, Mas.

Ya tidak masalah kan. Namanya juga baru memulai.

Nanti ketika friends Anda sudah full dan personal branding sudah terbentuk, maka FB Anda akan ramai kok.

Maka dari itu, mulai tahap ini Anda juga harus mulai rajin untuk posting.

Posting tidak hanya sekedar posting. Tetapi posting status Anda harus:
  • Lebih banyak sharing daripada selling
  • Kalaupun selling dengan cara covert-selling
  • Posting secara Konsisten dan Terjadwal

1. Lebih Banyak Sharing daripada Selling

Ingatlah selalu konsep ini: Facebook adalah media sosial, bukan media jualan

Melakukan aktivitas FB Marketing, berarti kita berbicara tentang bagaimana bisa membangun branding / image diri yang kuat.

Branding diri / personal branding akan terbentuk dari postingan-postingan kita.

Banyak sekali pebisnis online yang postingannya isinya jualan melulu, upload produk melulu, tanpa pernah melakukan sharing-sharing.

Apakah itu salah? Jika memang cara tersebut bisa menghasilkan, ya tidak salah.

Tetapi, di kelas ini saya adalah mentor aliran personal branding 🤭

Jika Anda ingin membentuk branding, mulailah dengan lebih sering melakukan sharing daripada sekedar selling.

Misal, jika dalam sehari Anda bisa posting 5x, maka buat saja komposisinya 3x sharing dan 2x selling.

Apa yang disharing? Hal-hal yang bermanfaat dan berkaitan dengan produk yang Anda jual tentunya.

Tambah wawasan terus ya, agar Anda bisa mudah membuat status sharing, dan Anda dikenal / terbranding sebagai seorang pakar

2. Kalaupun selling, lakukan dengan cara covert-selling

Apa itu covert selling? Covert selling adalah teknik jualan tetapi seakan-akan tidak seperti jualan.

Contoh Covert Selling 1

Buatlah status sharing / status yang bermanfaat, tetapi ujung-ujungnya adalah Anda menawarkan produk Anda sebagai solusinya

Sulit ya? Memang sulit. Tetapi kalau dipraktekkan setiap hari, lama-kelamaan akan mudah dengn sendirinya.

Contoh Covert Selling 2

Buatlah status yang menceritakan proses produksi, atau pengerjaan orderan, atau proses pengriman, kisah testimoni pelanggan, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan produk.

Jangan hanya sekedar upload foto saja. Tetapi kemaslah dalam sebuah kisah yang informatif dan inspiratif agar lebih disukai banyak orang.

Kalau mau bikin videonya juga boleh. Misal, Anda jualan alat-alat masak. Buat saja video demo ketika Anda memasak. Lalu upload di FB 😄 hal ini lebih powerful daripada Anda sekedar upload foto dengan caption promo doang

Contoh Covert Selling 3

Teknik covert selling berikutnya adalah Anda secara terang-terangan mempromosikan produk tetapi dengan cara halus.

Teknik ini dinamakan dengan teknik Soft Selling

Contoh:
  • Alhamdulillah, Kelas Jago Bisnis sudah diikuti oleh lebih dari 1000 orang (lalu dibawahnya buatlah 1-2 paragraf yang menceritakan prosesnya)
  • Wow, Pre-Order buku Login To Bussiness langsung ludes terjual 2000 buku (lalu dibawahnya buatlah cerita bagaimana perjalanannya)
  • Siap-siap akan ada Pre-Order buku Muhammad Is My Hero. Kapan lagi bisa dapetin 17 series buku anak ini dengan harga super miring (lalu dibawahnya buatlah cerita tentang manfaat yang akan pembeli dapatkan)

3. Posting Secara Konsisten dan Terjadwal

Sudah closing berapa Bu?

🧕 Maaf coach. Kemarin gak sempat posting promosi. Maklum emak-emak banyak kerjaan

Tuman

Hahaha. Ilustrasi diatas sempat ngehits dan viral beberapa waktu yang lalu.

Kalau Anda mau omset yang konsisten, tentu update status pun harus konsisten.

Bagaimana caranya agar konsisten? Buatlah jadwal harian untuk posting.

Jika saya bisa update status 5x dalam sehari, maka saya akan memilih waktu posting sebagai berikut:
  • Setelah Subuh
  • Setelah Dzuhur
  • Setelah Ashar
  • Setelah Maghrib
  • Setelah Isya
Jadi, setelah Anda selesai mencari target market, Anda juga harus update status ya.

Jika Anda termasuk emak-emak "garis keras" seperti ilustrasi diatas 😄 dan hanya bisa update status 3x sehari, sama sekali tidak masalah. Pilihlah waktu Pagi, Siang, Malam.

Mau 3x, 5x, atau 10x seharipun gak masalah. Yang terpenting adalah Konsisten dan Terjadwal.

Mulai sekarang Anda juga harus bisa mengatur manajemen waktu Anda ya, agar bisa mempraktekkan semua materi di kelas ini secara disiplin sampai nanti benar-benar bisa menghasilkan

❓ Selain bikin status sharing dan covert selling, status apa lagi Mas yang bisa membuat FB saya menjadi ramai?

Masih banyak.

✅ Anda bisa membuat status yang isinya quotes-quotes inspiratif. Jika Anda menemukan quotes bagus dan ada kaitannya dengan bisnis Anda, share saja sebagai status FB.

Jangan lupa tulis caption yang bagus juga ya.

✅ Kisah inspiratif juga bagus. Misal, Anda adalah agen travel umroh. Anda bisa mencari dan menceritakan kisah-kisah orang yang kurang mampu tetapi bisa umroh.

Syukur-syukur jika kisah inspiratif ini dialami oleh perusahaan / diri Anda sendiri 😄

✅ Anda juga bisa menulis status aktivitas sehari-sehari Anda yang informatif dan inspiratif.

Membangun branding diri itu memang harus berani narsis kok. Tapi narsisnya yang bermanfaat ya, bukan narsis pamer lifestyle.

✅ Buat status-status pendek yang lucu, interaktif, atau informatif juga.

Di Facebook sudah ada fitur Background untuk yang membuat status pendek.

Manfaatkan fitur tersebut untuk membuat status pendek yang menarik.

✅ Status selling / jualan langsung. Istilahnya biasa dikenal dengan nama hard-selling (kebalikan dari soft-selling).

Isi kontennya ya Anda langsung tembak jualan produk.

Boleh hard-selling ya, Mas? Boleh. Biasanya digunakan sebagai reminder jika ada promo khusus dan promonya akan segera berakhir juga

 Itulah tadi pembahasan mengenai pentingnya update status untuk membangun branding sekaligus mengarahkan orang untuk berinteraksi dan melakukan pembelian.

Jika dalam bab sebelumnya kita membahas kelengkapan profil dan mempercantik tampilan dengan desain-desain, maka dalam bab ini kita membahas tentang TULIS-MENULIS.

Memang, rahasia jago jualan online adalah Jago Menulis

Setiap hari Anda harus latihan menulis, praktek menulis. Jadikan materi hari ini sebagai awalan agar Anda konsisten menulis ya.

Terimakasih...

Artikel ditulis Oleh: GANANG MAHARDIKA
fb.me/GanangKPM
(artikel diposting hanya untuk catatan pribadi pemilik blog)

Sabtu, 28 Juli 2018

Inilah 5 Rahasia Jualan Laris Manis



Dagang atau jualan adalah salah satu usaha kita sebagai manusia untuk mencari rezeki di muka bumi yang paling di anjurkan Rosulullah  . Sebab berdagang merupakan 9 dari 10 Pintu Rezeki. Nah, melalui blog ini, dan melalui beberapa sumber dari para mastah soal ilmu jualan, saya akan coba tuangkan 5 rahasia jualan laris. Semoga bisa menjadi catatan tersendiri untuk saya dan bisa bermanfaat untuk para pembaca Blog ini 

FORMULA 1 : Perbanyak Calon Pembeli

Dari sini sudah jelas, apapun namanya jualan pasti yang diharapkan adalah banyaknya calon pembeli yang bisa menjadi langganan usaha kita. Nah, bagaimana orang akan membeli produk Kita jika mereka saja tidak tau kalau produk kita itu ada. Semakin banyak orang yang tau produk yang kita jual tentunya akan semakin besar potensi penjualan produk kita. Anda bisa melakukan beberapa cara untuk memperbanyak calon pembeli Anda.
  • Memaksimalkan acara/event Pameran
  • Brosur bukan sembarang brosur
  • Media sosial
  • Toko Online

FORMULA 2 : Yakinkan Calon Pembeli 

Bagaiaman orang akan tergerak hatinya untuk membeli produk Anda, jika mereka saja belum yakin dengan produk yang Anda jual, bisa bisa jualan Anda hanya lalu begitu saja dicuekin oleh calon pelanggan Anda. Gimana tuh rasanya, pasti nyesek kan?. 

Semakin yakin calon pembeli, semakin besar peluang terjadinya penjualan. Beberapa trik untuk bisa meyakinkan calon pembeli adalah dengan beberapa trik berikut :
  • Coba Gratis : tekenik ini bertujuan untuk mengenalkan produk Anda pada konsumen dengan mmeberikan pengalaman langsung. Mereka akan lebih yakin jika langsung merasakan kelebihan produk Anda.
  • Testimoni : Publikasikan kesan konsumen yang telah memakai produk Anda.
  • Tunjukkan Kelebihanmu : Gali kelebihan produk Anda dan publikasikan!. Contoh : Harga yang lebih murah, berikan garansi, tampilan lebih bagus dan elegan, lebih premium dll.

FORMULA 3 : Ubah Calon Pembeli jadi Pembeli

Bagaimana caranya supaya pembeli segera memutuskan untuk beli sekarang juga? Anda bisa menggunakan beberapa teknik berikut ini :
  • Diskon : Dalam menerapkan diskon, Anda perlu menghitung dengan benar margin keuntungannya, jangan sampai rencana membuat diskon untuk menggaet calon pembeli menjadi pembeli malah membuat Anda Rugi. 
  • Penawaran terbatas : Saat Anda memberikan informasi promo atau diskon, pastikan Anda telah memberikan limit waktu dan ketersediaan slot promo. sehingga hal ini menjadikan situasi memaksakan calon pembeli untuk segera mengambil keputusan sebelum masa promo atau diskonnya habis.
  • Harga 999 : Buatlah harga dengan angka 99 di akhirnya. Misalnya harga Asli produk Anda Rp.200.000,- bisa anda ganti menjadi 199.000 atau 199.999 ribu, tergantung bagaimana imajinasi Anda. Karena secara psikologis, 199.000 lebih menarik daripada 200.000 apalagi emak-emak kan tau sendiri bagaimana kalau belanja. Selisih 1000 rupiah pun mau dia pindah ketempat lain yang lebih jauh walaupun ongkos nya sudah lebih mahal. hehehe

FORMULA 4 : Dorong Pembeli Beli Lagi

Untuk bisa menerapkan formula ke 4, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, antara lain :
  • Berikan layanan terbaik : Layani pembeli Anda dengan keramahan dan respon yang cepat. Pelayanan itu PENTING. Buat bagaimana pelanggan Anda bisa sangat nyaman ketika berbelanja dengan Anda. Mungkin Anda bisa menawarkan berbagai kemudahan dalam pembayaran, atau Anda memberikan fasilitas free ongkir dan banyak cara lainnya.
  • Beli Rombongan lebih untung : Tawarkan jika membeli dalam jumlah banyak akan dapat harga lebih MURAH atau mendapatkan Free of Charge (Gratisan) dari produk tertentu. 
  • Buat Pelanggan Loyal dengan Kartu Member : Kartu member ini akan mengikat konsumen untuk tetap membeli produk di tempat Anda, tidak pada pesaing Anda. Karena mereka merasa memiliki member dan akan mendapatkan poin ataupun keistimewaan ketika bertransaksi di tempat Anda. 

FORMULA 5 : Lipat Gandakan Omset dengan Tim Penjualan

Perusahaan besar dengan omset yang miliaran itu bisa berkembang dengan pesat karena telah memiliki tim penjualan yang baik. Ini sama saja seperti permainan bola, harus bisa menciptakan strategi susunan formasi yang baik dan terstruktur dari setiap pemain agar menghasilkan kinerja yang baik pula dan tentunya menciptakan kemenangan. 

Kesimpulannya : Tim Penjualan akan meningkatkan penjualan Anda

Tapi ingat, ada proses untuk membangun tim penjualan dengan sistem dan monitoring yag baik. Tim penjualan Anda perlu juga dibekali strategi dan teknik penjualan dari formula-formula sebelumnya. dengan demikian tim penjualan Anda bisa berjualan larisss...

Faktor Kali, Faktor berlipat

Ini adalah ilustrasi jika Anda hanya berjualan sendiri . Contoh : Anda bisa menjual 1000 pcs baju dalam sebulan dengan harga Rp.75.000, maka omset Anda : Rp.75.000 x 1000 pcs = Rp.75.000.000

Bagaimana jika Anda punya tim penjualan?  Contoh : Bayangkan jika saat ini Anda memiliki 10 Reseller aktif, maka omset Anda menjadi Rp.75.000 x 1000 pcs x 10 Reseller = Rp. 750.000.000

Nah sekian sharing singkat Formula jualan laris. semoga bisa memberikan tambahan ilmu walaupun sedikit, dan yang pasti semoga saja memberikan manfaat. Terimakasih karena telah membaca sampai selesai artikel ini. Love you All.

Senin, 24 Juli 2017

Bagaimana Cara Mengoptimasi Bisnis Online yang Anda Jalankan


Saya tidak tahu bisnis Anda apa, tapi Saya meyakini bahwa jika Anda ingin mendapatkan hasil optimal dari bisnis yang Anda jalankan, kuasailah 3 pilar berikut ini:
  1. List
  2. Copy
  3. Offer

Yuk kita bisa bahas satu per satu...

Pertama, LIST.

List bicara tentang siapa audience atau target market bisnis Anda. Dimana mereka ngumpul, apa kebiasaannya, apa minatnya, berapa usianya, dst. List yang baik adalah MILIK SENDIRI, seperti List Email, Nomor Handphone, dan Pixel.  Karenanya, milikilah list tersebut. Kuasailah bagaimana cara mengumpulkannya, mengelolanya, dan memfunnelnya sampai pada produk yang Anda tawarkan. Belajarlah ilmu LIST BUILDING, entah itu di Email, WhatsApp, atau Facebook Ads. Karena di media tersebutlah Anda bisa memiliki list milik sendiri.
  • Bagaimana dengan Instagram?
  • Bagaimana dengan Facebook Personal?
  • Bagaimana dengan Channel Telegram?
Jawab:
Itu semua adalah list milik orang lain.

Artinya, Anda tidak bisa ambil data mereka. Anda cuma 'numpang' di media orang lain. Jadi kalau misal ada pemblokiran atau masalah lainnya, itu konsekwensinya. Karenanya, saran Saya, mulailah fokus membangun list milik Anda sendiri.

Kapan?
Sekarang. Dan seterusnya...

Kedua, COPY.

Copy bicara tentang bagaimana cara Anda menawarkan produk yang Anda jual pada list yang Anda miliki. Dapat berupa tulisan, image, video, layout, dll,

Copy yang bagus memiliki konversi yang tinggi, alias menghasilkan penjualan. Dan untuk membuat copy yang bagus, Anda perlu pahami karakteristik dan seluk beluk target market produk tersebut. Karena dari situlah copy dibuat.
  • Belajarlah cara membuat cerita (story telling) yang menarik..
  • Belajarlah cara membuat video marketing yang bagus..
  • Belajarlah cara membuat desain promo yang keren..
Pokoknya: pelajari semuanya. Kalau gak sanggup pelajari semuanya, rekrutlah orang yang ahli di bidangnya. Udah, gitu aja, sesimpel itu.

Ketiga, OFFER.

Offer bicara tentang apa sebenarnya produk yang Anda jual. Misalnya: barang atau jasa. Offer yang baik muncul atas dasar pemecahan masalah dan pemenuhan kebutuhan market. Karenanya, jangan asal buat buat. Sekali lagi, jangan asal buat produk. Jangan egois. Jangan ego sentris. Buatlah produk yang benar-benar market butuhkan, bukan yang 'menurut Anda' market butuhkan. Beda... Ada risetnya dulu. Ada surveinya dulu. Ada proses mikirnya dulu. Gak sembarangan...Sekarang, mari kita berandai-andai...

Pertama,
Seandainya list + copynya bagus, tapi offernya jelek, apa yang akan terjadi?

Ya, sulit banget terjadi konversi penjualan disebabkan bawaan produknya emang jelek. Wajar, wong gak layak jual. Kalaupun misakan terjadi penjualan, akan muncul kekecewaan. Gak repeat order deh... Kebayang?

Kedua,
Seandainya copy + offernya bagus, tapi listnya gak targeted, apa yang akan terjadi?

Ya, susah banget jualnya. Ya iyalah, wong mereka gak butuh kok. Salah narget...

Ibarat kata jualan produk Hijab dengan angle akhwat tapi bidiknya cowok, jomblo pula, ya gatot (gagal total). Boncoss...


Ketiga,
Seandainya list + offernya bagus, tapi copynya jelek, apa yang akan terjadi?

Ya, orang gak ada nafsu dan urgensi untuk beli, walaupun bisa jadi mereka tertarik. Terlalu biasa copynya...Pahaaaaaam....??

Oleh karenanya...

Jika Anda ingin mengoptimasi bisnis online Anda, maka perhatikan 3 pilar ini baik-baik. Optimasi ketiganya.. semuanya.

  • Listnya harus targeted...
  • Copynya harus ciamik...
  • Offernya harus bagus...

Tentunya, saat melakukan itu semua, Anda harus mengukurnya.

  • Tes.
  • Ukur.
  • Tes.
  • Ukur.
  • Tes.
  • Ukur.

Baca datanya. Perhatikan polanya. Dari situ nanti Anda bakal tahu, mana pilar-pilar yang bisa Anda optimasi.

Kebayang ya?
Alhamdulillah...Langsung praktek ya... Mainkan!

Semoga bermanfaat. 👌

Dewa Eka Prayoga

(Tulisan ini dibuat oleh Kang Dewa Eka Prayoga / Master Dewa Selling. Saya copy di blog saya sebagai bacaan pribadi biar gak lupa)

Senin, 26 Mei 2014

5 Jurus paling jitu dalam mendongkrak profit penjualan


EBOOK GRATIS, Tanpa Syarat..!

mendongkrak profit penjualan


Banyak para pebisnis yang tidak mampu membedakan, mana promosi untuk:

  1. Menarik calon pelanggan potensial baru
  2. Mengkonversi dari calon pelanggan menjadi pelanggan tetap
  3. Membuat pelanggan menyukai produk dan datang lebih sering.
  4. Menaikkan frekuensi belanja pelanggan di setiap kunjungan.
  5. Menaikkan omset dan laba penjualan.


Nah tuh.. ternyata untuk berpromosi itu macam-macam tujuannya. Salah pilih strategi promosi, maka efeknya juga langsung berpengharuh terhadap penjualan.

Ebook ini adalah salah satu dari materi favoritku, yang dijual jutaan rupiah di workshop pak Jaya Setia Budi. Disini, ebook ini bagikan GRATIS bahkan sudah di tambahkan dan disesuaikan dengan contoh-contoh promonya yang LOW BUDGET HIGH IMPACT. Jika diterapkan dengan benar, insyaAllah mampu Mendongkrak Profil Penjualan.

Jika Anda bisa memahami ke 5 Jurus ini saja, maka lebih itu sudah lebih dari cukup untuk:

  1. Menganalisa berbagai jenis kesalahan dalam bisnis Anda.
  2. Menjadikannya sebagai TOOLS untuk memBELI sebuah bisnis, PERBAIKI dan  JUAL MAHAL.


Silakan di download GRATIS. Jika bermanfaat, bantu bagikan ke kawan-kawan dengan menekan tombol  "like"  dibawah artikel ini. Link Download Ada DISINI

nb: klik beli untuk dapatkan ebook ini, jangan khawatir, meskipun beli tapi harganya nol rupiah.

Ingin Jadi juragan dalam waktu 7 hari, baca ini.


Banyak orang yang mau membuka bisnis atau usaha, khususnya untuk pemula sering kali terbentur berbagai kendala dan problema lain yang menyebabkan seseorang seseorang belum juga memulai usahanya. Pada umumnya memang inilah hal-hal yang paling sering di alami oleh seseorang yang ingin buka usaha. Selalu sulit untuk memulai, karena terlalu banyaknya pertimbangan dan kekhawatiran yang akan terjadi jika kita memutuskan untuk berbisnis atau berwirausaha,

Nah berikut ini adalah beberapa contoh yang menyebabkan seseorang belum juga berani mengambil keputusan untuk segera memulai usaha :

  1. Gak punya rasa percaya diri mau buka usaha
  2. sudah punya rasa percaya diri tapi gak tau ide bisnis apa yang cocok
  3. Sudah punya ide bisnis tapi bingung modalnya dari mana
  4. Udah punya modal, takut kalau nanti bangkrut...

Itu memang sudah jadi kebiasaan, banyak orang tidak juga berani memulai bisnisnya karena hal-hal di atas. Memang untuk menjadi seorang pebisnis sukses tidak ada cara yang instant, semua butuh waktu semua butuh pembelajaran dan pengembangan.

Nah, kalau Anda punya masalah yang membuat Anda tidak juga kunjung bisa membuka bisnis. cobalah baca ebook ini, Ebook ini isinya sangat mantab, di tulis oleh seorang penulis dan pebisnis yang terkenal bernama Jaya Setia Budi. Tulisannya tidak bertele-tele dan dijamin isinya "daging" semua. Tapi sayangnya Ebook ini tidak diberikan cuma-cuma, Anda harus membeli Ebook ini disini, harganya Rp. 0 alias gratis, jadi setelah beli ebook nya, gak perlu bayar apa-apa langsung dikasih. Semoga ebook ini bermanfaat ya, silahkan Beli ebooknya disini. semoga bermanfaat ya...@!

Rabu, 16 April 2014

5 hal yang wajib di perhatikan oleh seorang salesman

rahasia sukses salesman
Siapa bilang kalau kalau profesi salesman itu merupakan profesi yang di anggap remeh, profesi yang tidak menyenangkan, profesi yang tidak bermutu atau segudang mitos apapun yang biasa disebut bagi seorang salesman. Wah…salesman itu merupakan profesi yang wajib kita apresiasi, profesi yang tidak bisa semua orang menjalaninya. Profesi yang bermartabat, yang harus memiliki keahlian tersendiri yang tentu tidak dimiliki semua orang. Dalam hal ini, kita pasti menyadari, bahwa salesman merupakan andalan sebuah perusahaan, jika Anda membenci profesi salesman, bagaimana mungkin anda akan bisa memiliki sebuah perusahaan.

Jika Anda ingin jadi salesman handal yang sukses dunia akhirat, maka Anda harus jadi salesman yang memegang 5 kunci yang harus di perhatikan dibawah ini :

1.Selalu berkata jujur
Meski kadang menyakitkan, tetaplah untuk berkata jujur. Buat apa anda jadi orang yang hebat, berhasil melakukan penjualan bahkan dengan omset milyaran rupiah sekalipun, tapi nilai kejujurannya nol besar. Bakal dipastikan gagal dunia akhirat.  Mungkin orang akan mudah tertipu dengan omongan Anda, tapi Tuhan tidak tidur, dan sepandai apa menyembunyikan bangkai suatu saat bakal terbongkar juga. Kalau terbongkar masih bisa damai itu mendingan, tapi kalau terbongkar dan Anda terpaksa di hotel prodeo, tentu sangat menyakitkan bukan. Sekali lagi, yuk kita biasakan untuk jujur, dalam hidup dan bisnis.

2. Disiplin.
Salesman itu harus disiplin, boleh saja Anda memiliki keahlian dalam melobi, pandai bicara, dan bicaranya selalu menghasilkan closing. Tapi semua itu tidak berguna jika Anda sendiri tidak disiplin. Salesman itu wajib disiplin loh. Harus biasakan kapan memberikan laporan kerja, kapan harus mengunjungi pelanggan, kapan harus presentasi dengan pelanggan, kapan harus menyelesaikan permasalahan yang timbul, dan kapan harus memberikan waktu untuk konsentrasi pada pekerjaan.

3. Bicara yang berisi.
Salesman yang punya keahlian dalam berbicara, banyak omong bisa di katakan hebat apabila apa yang di omongkannya benar-benar berisi atau berisi “daging”semua. Bukan asal ngomong, asal bunyi, asal pelanggan melongo, asal closing, asal pelanggan bingung mau tanya apa. Pembicaran salesman itu harus jelas, arah dan tujuannya.  Oleh karena itu, sangat diperlukan pengetahuan sang salesman sendiri. Jangan hanya pintar ngomong, padahal tidak tau apa apa. Itu sama dengan tong kosong nyaring bunyinya. Kalau tidak, anda bisa dikatakan “ngawur”. Atau di katakan “Anda sebenarnya jualan apa sih?”.

4. Tepati setiap janji yang dibuat.
Jangan seperti caleg, giliran mau pileg, semua pada berjanji janji, janjinya masukin dalam amplop lima ribu. Eh giliran gak kepilih, di minta balik tuh amplop. Itu namanya sedang berusaha membeli kepercayaan kita. Kalau jadi salesman handal, tentu harus menepati setiap janji yang dibuat. Karena dengan sendirinya itu akan membangun kepercayaan pelanggan pada kita, dan akan lebih bisa menjaga hubungan bisnis dan silahturahmi.  Saya belajar satu hal dari salah satu teman saya yang jadi sales asuransi  yang terbilang sukses. Dia menyebutkan, kuncinya bukan hanya pada saat melobi di awal untuk menawarkan sebuah produk. Tapi pendekatan secara psikologis yang harus di upayakan sedemikian rupa. Dengan sendirinya, akan mudah untuk closing penjualan anda. Setelah closingpun, hubungan tetap terjaga dan kepercayaan tetap terpelihara. Sukses bro sandro….

5. Bicara yang positif.
Berbicaralah yang positif, hindari gosip menggosip apalagi membandingkan produk anda dengan produk lainnya, atau bahkan bisa berbahaya apabila membandingkan produk pelanggan anda dengan produk orang lain. Buatlah pembicaraan yang membangun dan positif. Misalkan “wah, Anda sangat hebat membangun bisnis anda, kelihatan dari tokonya yang semakin ramai saja dari hari kehari”. Atau “saya yakin deh, kalau ibu pasti akan memberikan proteksi lebih untuk pendidikan bagi buah hati ibu”.

Nah, itu saja dulu tips ringan dari saya, gak tau kenapa pengen nulis artikel tentang ini, karena saya terinspirasi oleh teman saya yang jago dalam hal salesman. Hidupnya penuh tantangan dan menyenangkan.  Banyak relasi bahkan hingga pengusaha-pengusaha kelas kakap telah akrab di temaninya.  Memang tidak semudah mario teguh berbicara, tapi paling tidak untuk menjadi salesman handal, dengan 5 kunci keberhasilan bagi seorang salesman di atas dapat tercapai. Semoga saja..amin..salam sukses buat kita semua…hujan euy..dingin….