Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Mei 2014

MayDay : Dari 20 jam kerja menjadi 8 jam kerja setelah ratusan orang di tembaki membabi buta

Hari buruh may day - suryapost.com
Selamat hari buruh sedunia, harinya para pekerja, harinya para jawara yang setiap harinya sibuk bekerja. Asyeekk...hari ini kita resmi diliburkan, kita diberi kebebasan untuk merayakan dan memperingati hari perjuangan para buruh terdahulu, yang dengan mental baja dan semangat membara memperjuangkan nasib buruh hingga menjadi lebih baik seperti yang kita rasakan sekarang ini. Taukah sampean, kenapa 1 mei itu diperingati sebagai hari buruh sedunia?, kenapa ada hari buruh?.

Perjuangan sampai Mati demi kemanusiaan.

Pernahkah kita bayangkan jika saat itu di tahun 1806 kita bekerja satu hari 19 sampai dengan 20 jam sehari, sedangkan sehari itu hanya 24 jam, maka bisa dibayangkan sisanya yang 4 jam itu untuk apa?, mau pergi jalan jalan pun tak sempat karena badan capek, apalagi untuk urusan-urusan lain. itulah yang terjadi pada nasib buruh 2 abad yang lalu. Banyak sekali hak-hak buruh tergadaikan demi sesuai nasi, ketidakmanusiaanpun terjadi dimana-mana, kesewenang-wenangan perusahaan dan kondisi ekonomi pada masa itu. Berkat perjuangan 2 orang relawan yang menggas aksi solidaritas para buruh untuk memperbaiki nasibnya. dia itu adalah Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja di Amerika Serikat yang sangat perduli dengan para buruh, habis-habisan memperjuangkan tanpa menyerah.

Singkatnya pada tgl 1 mei 1886 terjadilah demo besar-besaran selama 4 hari berturut-turut hanya menuntut delapan jam sehari. Peristiwa ini pun telah menelan ratusan nyawa pekerja yang ditembaki secara membabi buta oleh kepolisian Amerika Serikat, juga termasuk pemimpin para demonstran yang ditangkap dan di hukum Mati. dan saat bersamaan itu di berbagai negara juga terjadi pemogokan-pemogokan serentak, dan sempat melumpuhkan perekonomian. Mereka hanya menuntut perlakuan yang adil dari para pemilik modal.

Sejak aksi 1 Mei 1886 itu, pada bulan juli 1889 akhirnya di putuskan bahwa jam kerja buruh ditetapkan sebanyak 8 jam kerja sehari.

Peringatan Hari buruh di Indonesia.

Keputusan ini memang tidak semua berjalan mulus dibeberapa negera, bahkan banyak juga yang menentang.untuk peringatan hari buruh, di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak 1920, namun sejak pemerintahan orde baru, peringatan hari buruh (Mayday) di tabukan dan tidak boleh dirayakan. Alasannya karena pemerintahan orde baru menganggap hari buruh itu dikonotasikan sebagai ideologi komunis. yang juga dihubung-hubungkan dengan gerakan G30S. Ini sungguh gak nyambung. antara hari buruh dengan paham komunis.

Sejak berakhirnya order baru, barulah diperingati lagi hari buruh 1 mei sebagai hari buruh nasional. Meski memang belum dijadikan sebagai hari libur. Baru setelah tahun 2013 ini, Indonesia telah menetapkannya sebagai hari libur. Kekhawatiran akan gerakan dan peringatan hari buruh hanya akan menimbulkan kerusuhan ternyat tak pernah terbukti.

10 Tuntutan hari buruh nasional 

Berdasarkan sumber yang saya dapat dari berbagai media online, ada beberapa tuntutan yang disiapkan untuk MayDay tahun ini antara lain :
  1. Menaikkan upah minimum buruh sebanyak 30% untuk tahun 2015 yang akan datang
  2. Menolak penangguhan upah minimum 
  3. Menjalankan program jaminan pensiun bagi buruh dan perusahaan swasta di seluruh Indonesia. 
  4. Menjalankan program jaminan kesehatan bagi seluruh buruh dan anggota keluarga 
  5. Menghapuskan program outsourching BUMN
  6. Mengesahkan RUU Pekerja rumah tangga serta Melakukan revisi terhadap UU Perlindungan tenaga kerja Indonesia
  7. Mencabut UU Organisasi Masyarakat dan mengganti dengan RUU Perkumpulan.
  8. Mengangkat pegawai dan guru honorer untuk menjadi pegawai negeri Sipil dan memberikan subsidi Rp.1.000.000 per orang setiap bulannya dari APBN untuk para Honorer.
  9. Menyediakan transportasi publik dan perumahan yang murah untuk para buruh.
  10. Menjalankan wajib belajar 12 tahun dan menyediakan beasiswa untuk anak buruh hingga ke perguruan tinggi.
Wah...tuntutan di atas tentunya membuat para pengusaha dirundung galau, setiap tahun banyak dan ada saja tuntutan baru yang di sampaikan, dan yang paling gak pernah absens adalah tuntutan kenaikan upah minimum. Akankah setiap tahun tuntutan demi tuntutan akan menjadi beban tersendiri bagi para pengusaha?

Buang saja hari buruh, ganti dengan hari Entrepreneur sendunia.

Presiden datang silih berganti, Ekonomi semakin hari semakin sulit, pekerjaan semakin susah di cari, setiap tahun semakin banyak sarjana dijalanan membawa surat lamaran dan belum juga di terima.Tuntutan perusahan yang setiap tahun juga semakin tinggi hingga terus memaksa melakukan reduce di segala sisi, termasuk pengurangan karyawan besar-besaran.Penghapusan jam lembur, pengurangan hak-hak kesehatan dan kesejahteraan. Ini merupakan timbal balik dari tuntutan buruh yang terus terus di gencarkan setiap tahunnya. Sudah barang tentu, bisa dipastikan Hari buruh merupakan hari yang paling dibenci oleh para pengusaha. 

Nah, bagaimana kalau seandainya hari buruh itu di buang saja, di ganti dengan hari Entrepreneur sedunia, hari dimana tidak ada tuntutan-tuntutan yang memberatkan dan merugikan salah satu pihak, hari dimana kebanyakan buruh telah memerdekakan dirinya dengan menjadi entrepreneur, menciptakan lapangan kerja dimana-mana, Memberantas kemiskinan dan tentunya meningkatkan kesejahteran bangsa. Hal ini mungkin saja bisa terjadi seandainya :
  1. Adanya penambahan mata pelajaran entreprenur dari mulai sekolah dasar hingga Perguruan tinggi, sehingga diharapkan tidak ada lagi sarjana yang bekerja di perusahaan besar. dan kalau pun ada, tentunya dengan harga jual yang tinggi. Sarjana yang tecipta penuh dengan semangat berwirausaha, dan tidak pernah punya mainset "tamat kuliah kerja di perusahaan besar".
  2. Adanya program pemerintah untuk terus memberikan kemudahan warganya yang ingin menjadi pengusaha atau entrepreneur baik dengan memberikan fasilitas pinjaman dengan bunga yang rendah, atau dengan mengalokasikan APBN untuk bidang entrepreneur.
  3. Untuk perusahaan buat program CSR nya semacam pengembangan dan pendidikan serta pelatihan entreprenur dan kewirausahaan. Sehingga bisa menekan pertumbuhan pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan. 
Nah tiga itu saja saya rasa sudah cukup mewakili. Jika semua itu bisa berjalan, tentunya orang yang bekerja di perusahaan adalah orang-orang yang memiliki nilai jual tinggi. Karena tidak semua orang mau bekerja di perusahaan. dan mainsetnya berubah "lebih baik kecil diperusahaan sendiri, daripada besar diperusahaan orang".

Akankah kita terus turun kejalan menuntut sesuatu yang belum tentu bisa memperbaiki taraf hidup kita ataukah segera kita beralih kuadran baru dengan memegang prinsip sukses dunia akhirat dengan menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur, yang notabene lebih mulia di dunia dan dimata tuhan, yuk mulai sekarang kita pikirkan lagi...... Semoga buruh di dunia ini hidupnya lebih sejahtera lagi. amiiinn....

Sumber : wikipedia, hati nurani
gambar : nyobain aplikasi android Auto desk skecth pro

Kamis, 03 April 2014

3 macam loyalitas di tempat kerja yang wajib Anda tau

Masih ingat dengan dengan kisah seekor anjing yang bernama Hachiko yang loyal terhadap majikannya? Atau masih ingat pula dengan Mita Diran seorang copywriter muda, yang loyal dengan pekerjaannya? Apakah loyalitas atau kesetiaan harus ditunjukkan dengan pengorbanan nyawa? Jawabannya mungkin iya, mungkin juga tidak, bergantung pada niat atau keinginan kita sendiri untuk berkorban.

Untuk iklim kerja perkotaan yang selalu sibuk, sementara para pekerjanya dituntut untuk selalu professional dan sempurna, tahukah anda bahwa loyalitas di tempat kerja memiliki karakteristiknya masing-masing? Dan loyal di tempat kerja tidak harus mengorbankan nyawa, lho. Berikut adalah 3 macam loyalitas yang umum kita temui di tempat kerja.

1.    Loyalitas terhadap Perusahaan

Loyalitas tipe ini adalah loyalitas yang sangat dijunjung tinggi oleh perusahaan. Pekerja yang loyal terhadap perusahaan memiliki karakteristik yang utama, yaitu setia terhadap perusahaan dimana ia bekerja. Tipe karyawan teladan di dalam suatu perusahaan, dan tidak segan-segan untuk menunjukkan integritas dan profesionalismenya dalam bekerja untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan.

2.    Loyalitas terhadap Bos/Atasan

Loyalitas tipe ini adalah loyalitas yang sangat digemari oleh bos atau atasan, tapi tidak terlalu disukai oleh perusahaan. Pekerja yang loyal terhadap atasannya memiliki karakteristik yang utama, yaitu hanya setia terhadap atasannya. Tipe karyawan yang hanya patuh terhadap atasan, dan selalu mencari cara untuk menyenangkan atasannya. Ia tidak peduli pandangan orang lain. Fokusnya hanya satu, yaitu agar atasannya senang padanya.

3.    Loyalitas terhadap Pekerjaan

Loyalitas tipe ini adalah loyalitas yang sangat tidak disukai oleh perusahaan maupun atasan. Pekerja yang loyal terhadap pekerjaannya sendiri memiliki karakteristik yang eksentrik. Tipe karyawan pemberontak di mata atasan dan perusahaan. Namun, ia adalah professional di bidangnya. Biasanya karyawan dengan tipe ini memiliki pemahaman yang luas mengenai bidang yang digelutinya dan tidak memerlukan arahan dari orang lain, bagaimana untuk melakukan pekerjaannya sendiri.

Nah, Anda termasuk tipe loyalitas yang mana,ya? Apakah loyal terhadap perusahaan, loyal terhadap bos, atau loyal terhadap pekerjaan? Kiranya dengan artikel ini, Anda lebih memahami karakteristik loyalitas yang ada di tempat kerja. Selamat bekerja…

Sabtu, 12 Januari 2013

Kembalikan tanganku ayah

Kembalikan tanganku ayah - suryapost.com
Kembalikan tanganku ayah - Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1. tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sangat serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua telapak tangannya harus diamputasi” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya.. (pemulihanjiwa)

Jumat, 11 Januari 2013

Kumpulan kata-kata update status pembangun semangat

Kumpulan kata-kata update status pembangun semangat - suryapost.com
Kumpulan kata-kata update status pembangun semangat - Mungkin anda semua sering melihat orang update statusnya baik di facebook, twitter, BBM, dan media jejaring sosial lainnya. kadangkala update statusnya memang mantab, begitu orang baca orang akan tertarik dan rela memberikan likenya kepada yang update status tersebut. tapi yang gak enaknya ada juga yang suka update status dengan jarak waktu yang terlalu dekat, ini seperti orang maniak update status. Saya pernah melihat orang update status cuma nulis "capek", "laper", "mati lampu" walah.....ini orang terlalu keranjingan namanya, sedikit-sedikit update status, mendingan update status tuh yang bisa membangun semangat. berikut ini contoh kumpulan kata update status pembangun semangat :

  • Adil bukan berarti pembagian rata, Adil adalah orang yang berjuang lebih berhak mendapat lebih 
  • Saat sedang kesal pada seseorang, ingatlah sisi baiknya. Bahwa tiap manusia juga bisa lalai dan lupa diri, maklumilah dia  
  • Seindah apapun sesuatu akan usai juga, Sesulit apapun keadaan akan berlalu juga. Tidak ada yg kekal 
  • hal yang gagal kamu raih bukan berarti tidak layak kamu terima, hanya belum waktunya, berjuanglah lagi  
  • cara pandang anda terhadap hidup ini menentukan bagaimana anda merasa, memilih untuk merasa tersakiti atau belajar dewasa 
  • Tidak mau berprasangka buruk terhadap suatu masalah, karena pada akhirnya pendewasaanlah yang ia berikan kepadaku  
  • bila sungguh-sungguh diniatkan pasti ada jalan dan kemudahan, sebab niat juga adalah doa 
  • selalu ada kedamaian hati bagi seorang pemaaf, mudah pula rejekinya  
  • Bersyukur atas semua kemudahan dan nikmat yg selama ini dialami, tidak mau mendustai semua berkat ini. Thanks God 
  • Diri anda sekarang adalah hasil dari semua yg pernah anda doakan, katakan, niatkan, harapkan, lakukan, sebab semua itu doa  
  • katakan "setiap malam hati dan pikiranku merasa tenang, merasa aman dan dapat tidur dengan nyenyak" 
  • setiap orang punya kelemahan, namun orang yang selalu merasa tidak pantas tidak akan pernah menemukan kelebihannya  
  • Bila cinta, anda memberi bukan karena untuk menerima, anda memberi karena anda cinta. 
  • Tidak memaksakan kehendak adalah kualitas sifat dari seorang yang bijaksana  
  • Yang berlalu adalah kenangan, saat ini adalah anugerah, masa depan adalah harapan 
  • kata-kata adalah doa, katakan "hatiku mudah bahagia, selalu bersyukur sehingga hidupku selalu mujur"  
  • Tidak semua hal yg kita harapkan dapat terjadi, belajarlah menerima kenyataan, agar lebih mudah bahagia 
  • Sebesar apapun masalah, lebih besar lagi rasa Cinta Tuhan padamu, rasakan kekuatan ini dan MENANGLAH!!  
  • Semua orang pasti pernah kecewa, begitulah hidup, bermain dg perbedaan antara harapan dan kenyataan 
  • setiap waktu tertentu, jiwa harus diberikan tantangan baru, untuk memperbaharui nuansa jiwa, supaya tidak jenuh  
  • Jangan menyinggung kelemahan orang lain, kita semua bukanlah manusia yg sempurna 
  • Dia yang tidak menghargai masa lalumu, tidak berhak jadi masa depanmu, ia harus mampu menerima masa lalumu  
  • Kekecewaan pd org lain yg berlarut-larut malah menyakiti diri sendiri, maafin ajalah, biar hidup nggak beban 
  • Ketiadaan mengajarkan makna betapa berharganya keberadaan  
  • disaat merasa kurang bahagia, bandingkanlah dirimu dengan orang lain yang tidak seberuntung kamu 
  • Ikhlas adalah hasil dari percaya bahwa Tuhan Maha Adil, selalu ada penggantian terbaik dari setiap kehilangan dan rasa sakit  
  • apa yang membuatmu menderita dapat membuatmu kuat, apabila disikapi dengan ikhlas 
  • Setiap orang punya jalan hidup yang berbeda-beda, setiap orang perlu menerima dan menikmati jalan hidupnya sendiri  
  • Saat memiliki sesuatu jangan genggam terlalu erat agar tidak sakit saat ia harus pergi 
  • penyesalan memang selalu terjadi belakangan, namun semoga ia sebaik-baiknya menjadi peringatan untuk masa depan yg lebih baik  
  • Kamu sangat dicintai Tuhan, jauh lebih besar dari cintamu pada dirimu sendiri, tegarlah 
  • Niat juga adalah doa, Niatkan hari ini untuk menjadi indah, atur perasaan untuk menerima kedamaian, NIATKAN!  
  • Dalam hidup ini yang paling penting adalah meningkatkan pengertian, agar tidak mudah kecewa 
  • jangan terbawa emosi terhadap orang yang mudah tersinggung, kamu yang lebih kuat ngalah aja  
  • Saat jiwa sedang tidak fit, kita kehilangan kendali untuk menyaring apa yg masuk ke hati, bawaannya pengen marah/sedih 
  • Di dalam setiap rasa sakit ada pembentukan mental untuk menjadi lebih tabah setelahnya
  • hidupku adalah tanggung jawabku, aku lakukan yang terbaik, berjuang untuk sukses, bukan beban, tapi kebanggaan 
  • Wanita yang cantik adalah wanita yang tidak sombong dan tidak narsis muji-muji diri sendiri 
  • Bukti cinta adalah pengorbanan, nggak mau berkorban, berarti nggak cinta 
  • Bila kamu pernah bahagia artinya kamu layak bahagia, jangan krn ketidakbahagiaan saat ini membuat dirimu merasa tdk layak 
  • Kebahagiaanmu tdk ditentukan oleh kamu akan memiliki apa, tapi oleh rasa syukurmu atas hal yg sudah kamu miliki 
  • baik atau buruk hanya soal pendapat, sebab dalam hal yang tidak nyaman pun tetap ada pembelajaran penting di dalamnya 
  • Doaku hari ini semoga aku dan keluargaku selalu sehat dan bahagia dan berlimpah rejeki di tahun yang baru ini,amin 
  • Bersyukur buat tahun-tahun yang indah dalam hidupku, dan ini adalah bukti terkuat bahwa aku dicintai Tuhan, aku tegar!! 
  • Apa yang telah terjadi adalah apa yang ada dibelakang, aku relakan, dan mataku fokus ke masa depan indahku 
  • Aku ingin punya perasaan yang selalu positif, perasaan yang memampukan, membaikkan hidupku tiap saat. 
  • Aku bisa bertahan hingga saat ini, semata-mata adalah anugerah, terima kasih ya Tuhan. 
  • Semoga di Tahun Baru ini, hatiku lebih mudah bahagia sehingga tubuhku selalu sehat, lebih indah menikmati hidup 
  • harapanku malam ini semoga hidupku semakin dewasa dan sukses, selalu disertai keberuntungan dan kesehatan, amin 
  • Rasa syukur adalah hasil dari merasa beruntung atas segala hal yang telah dimiliki dan dialami, dan ini membahagiakan diri 
  • Cara menyikapi masalah adalah penentu, akan menjadi dewasa setelahnya atau malah jatuh. Tanamkan pikiran positif 
  • tidak ada seorangpun yang sempurna, yang tanpa salah, memaklumi kondisi ini membuat hati tidak mudah marah 
  • Orang yg kuat bukanlah orang yg tak pernah sedih, tapi ia orang yg bisa menyudahi perasaan sedih itu.  
~~ pemulihan jiwa ~~

Kamis, 10 Januari 2013

Di bayar lunas dengan segelas susu

Di bayar lunas dengan segelas susu - suryapost.com
Di bayar lunas dengan segelas susu - Suatu hari, seorang pemuda miskin, yang menjual barang dari pintu ke pintu untuk membiayai sekolahnya, menemukan dirinya hanya memiliki uang sepeser dan dia kelaparan. Dia akhirnya memutuskan untuk meminta makan di rumah selanjutnya. Namun, dia kehilangan keberaniannya ketika seorang wanita muda cantik membuka pintu rumah. Alih-alih meminta makan, pemuda itu hanya meminta segelas air putih. Wanita itu berpikir bahwa pemuda itu terlihat kelaparan jadi dia membawakannya segelas besar susu. Pemuda itu meminumnya pelan-pelan, dan kemudian bertanya, “Berapa saya berhutang kepada Anda?”

“Kamu tidak berhutang apa-apa kepada saya,” jawab wanita itu. “Ibu saya selalu mengingatkan kami untuk tidak pernah menerima bayaran atas kebaikan yang kami lakukan.”

Pemuda itu kemudian berkata.. “Kalau begitu, saya berterima kasih dari hati saya yang terdalam.”
Pemuda itu bernama Howard Kelly, dia kemudian meninggalkan rumah itu bukan hanya dengan fisik yang lebih kuat, namun juga imannya kepada Tuhan dan orang lain. Sebelumnya, dia sudah ingin menyerah dan berhenti.

Bertahun-tahun kemudian, wanita muda tadi mengalami sebuah penyakit kritis. Dokter setempat tidak mampu menanganinya. Mereka kemudian mengirimnya ke kota besar dimana ada spesialis yang dapat menangani penyakitnya yang aneh.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk memberikan konsultasi. Ketika dia mendengar nama kota asal wanita tersebut, sebuah Cahaya aneh memenuhi matanya. Dengan cepat ia bangun dan turun ke aula rumah sakit menuju kamar wanita itu.

Menggunakan pakaian dokternya dia mengunjungi wanita tersebut. Dr. Kelly langsung mengenali wanita itu, dia kemudian kembali ke ruang konsultasinya dan memutuskan untuk melakukan yang terbaik untuk menyelamatakan nyawanya. Mulai hari itu dia memberikan perhatian khusus kepada kasus wanita tersebut.

Setelah berjuangan selama beberapa waktu lamanya, akhirnya pertempuran dimenangkan.
Dr. Kelly kemudian meminta bagian administrasi untuk menagihkan biaya pengobatan wanita tersebut kepadanya. Dia kemudian melihat tagihan tersebut, kemudian menuliskan sesuatu di tagihan tersebut, lalu tagihan tersebut di kirim ke ruangan wanita tersebut. Wanita itu sangat takut untuk membuka tagihan itu, dia yakin membutuhkan seluruh sisa hidupnya untuk membayar biaya pengobatan itu. Akhirnya dia membuka amplop tagihan itu, dan sesuatu menarik perhatiannya di sisi tagihan itu. Dia membaca kalimat ini…

“Dibayar lunas dengan segelas susu.” – tanda tangan – Dr. Howard Kelly.
Air mata sukacita mengalir di wajah wanita tersebut, dengan bahagia dia berdoa: “Terima kasih Tuhan, karena cinta-Mu telah menyebar melalui hati dan tangan manusia.”

Setiap kemurahan hati yang kita tabur, pasti akan kita tuai. Mungkin tidak selalu seperti kisah di atas, kita tidak selalu menerima timbal balik dari orang yang kita tolong, namun percayalah bahwa Tuhan memiliki banyak cara untuk menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada Anda. (pemulihanjiwa)

Sabtu, 01 Desember 2012

Kata-kata motivasi penyemangat hidup

Penyemangat hidup
Karena begitu banyak permintaan dalam do'a, begitu banyak pula hasrat untuk menggengam dunia,selalu mengeluh kalau mengalami sakit dan penderitaan berarti sampai saat ini kita belum dekat dengan-Nya. Kita telah mengenal-Nya, telah bersimpuh di kaki-Nya, telah merasakan betapa nikmat memandang wajah-Nya,semoga kita tergolong orang-orang yang dekat dihati-Nya"

"Seorang yang dekat dengan Tuhan,tidak bisa meminta untuk dirinya tapi doanya sangat makbul untuk orang lain dan dia selalu berdoa untuk orang lain"

"Kapasitas memori otak kanan kita sangat besar,tetapi otak kanan hanya dapat diisi dengan hal-hal yang kita cintai. Maka cintailah ilmu dan amal yang bermanfaat supaya otak kanan kita tidak kosong"

"Semakin dekat kita dengan Tuhan maka semakin kita tidak bisa meminta kepada-Nya, seorang yang dekat dengan Tuhan ibarat seorang bayi di pangkuan ibunya, dia tidak pernah berprasangka buruk kepada ibunya, apakah ibunya memberikan makan atau tidak, membiarkan dia haus atau bahkan ibu membuangnya begitu saja, dia tetap pasrah dalam pangkuan ibunya"

"Berbisnis dengan Tuhan tidak akan pernah rugi"

"Jika belum mampu membantu kawan dengan materi,jangan memberi janji dan harapan. Berilah semangat dan do'a"

"Memang harus sabar,tak perlu kesal jika mengharap bunga nan indah yang didapat kaktus berduri,tak perlu marah andai ingin kupu-kupu yang lucu yang diberi ulat berbulu"

"Satu sendok garam dituangkan ke dalam segelas air,rasanya asin sekali. Tapi jika satu sendok garam dilarutkan di air danau yang luas,ternyata tidak mempengaruhi rasa samasekali,air danau itu tetap segar"

"Ketika beberapa kali berada di titik nadir,Tuhan selalu memberi saya pertolongan, melalui orang-orang yang disentuh hatinya. Saat ini pun saya yakin Tuhan akan kembali menolong saya,Aamiin"

"Banyak orang yang tidak tahan,hidup dalam tekanan ekonomi. Ada yang Bercerai,ada yang melakukan kejahatan,ada juga yang bunuh diri. Padahal kesulitan ekonomi,ujian yang level-nya rendah"

"Karena putus asa adalah dosa,maka sesulit dan seberat apapun ujian kehidupan ini,akan ku jalani dengan ketabahan. Insya Allah"

"Dalam hidup,kita harus membuat pilihan walaupun seringkali pilihan itu berat, contohnya dalam menghadapi suatu masalah,kita bisa memilih untuk "tertekan" atau "tertantang""

"Terima kasih telah Engkau anugerahkan kepada kami kelembutan hati & pikiran yang jernih,sehingga Kegembiraan,kesedihan,keberanian,ketakutan,rasa malu,kesabaran & semangat selalu kami rasakan dalam keadaan sadar"

"Apabila Tuhan membukakan bagimu jalan untuk makrifat, maka jangan hiraukan tentang amalmu yang masih sedikit karena Allah SWT tidak membuka jalan tadi melainkan Dia berkehendak memperkenalkan diri-Nya pada kamu."

"Saya tidak pernah lupa hutang saya kepada teman-teman,kalaupun hingga saat ini belum terbayar,mohon sabar jika saatnya ada rizki Insya Allah saya lunasi. Buat kawan-kawan yang masih berhutang kepada saya,saya do'a kan semoga kawan-kawan mendapat rizki yang agung,mudah dan barokah sehingga bisa membayar lunas hutang kawan-kawan kepada saya. Sungguh nikmat hidup tanpa Hutang. Semoga kita selalu diberi kemudahan dalam menyelesaikan setiap persoalan hidup ini,Amin"

"Mereka yang ingin hidupnya bermanfaat bagi sesama,tidak akan pilih-pilih posisi. Di manapun,jadi apapun,mereka tetap akan memberi manfaat kepada yang lain"

"Pemimpin yang baik tidak akan mencari alasan,melainkan selalu berusaha mencari cara untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya."

"Berburuk sangka membuat kita sesak,berbaik sangka akan membuat kita lega".


(di kutip dari fb: https://www.facebook.com/uteng.nurhayat)

Sabtu, 26 November 2011

Sudahkah anda memiliki Rencana menjadi kaya?



Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana, mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya. Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu

merencanakan untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya. Dan biasanya orang menyebut itu rencana menjadi kaya

Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter, pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin. Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki “Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film TopGun.Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana  yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahuluKita harus mulai dari yang akhir, seperti yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka  yang bisa menghasilkan seperti yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact,Expertise) dari orang lain.

Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?
(TDW)

Senin, 25 April 2011

Beri Kesempatan Pada diri sendiri



Suatu hari, ditepian sebuah sungai, tampak dua orang kakak beradik sedang bercanda dengan riang. Tiba-tiba, karena kurang hati-hati, tanpa sengaja si adik terjatuh ke dalam sungai yang cukup dalam. Malangnya, mereka berdua tidak bisa berenang. Sambil berteriak-teriak ketakutan, si kakak meminta pertolongan. Sayang, meski pertolongan sempat datang, tetapi semua suadh terlambat. Si Adik sudah terbujur kaku tak bernyawa lagi.

Orangtua kedua anak itu, sanak saudara, serta orang-orang yang mengenal mereka, walau merasa berduka dengan meninggalnya si adik, tapi tak ada yang menyalahkan sang kakak. Mereka menerima musibah itu dengan lapang dada dan mengaggap bahwa semua itu sudah suratan takdir dari sang mahakuasa.

Namun perasaan yang berbeda dialami sang kaka. Sejak kejadian itu, dia berubah menjadi anak yang pemurung dan suka menyendiri. Ia bahkan tidak berani menghadapi orang-orang, hatinya senantiasa didera perasaan bersalah. Setiap hari ia sibuk menyalahkan diri sendiri. Dia bahkan telah memvonis dirinya telah menjadi pembunuh adik kandungnya sendiri.

Walau orang-orang terdekatnya sudah berusaha memberi pengertian bahwa kejadian itu adalah sebuah kecelakaan semata, dia tetap kukuh dengan sikapnya. Sang kakak merasa bahwa dirinyalah yang membuat adiknya terbunuh dalam peristiwa tersebut.

Hingga,suatu ketika ibunya sakit kerasa. Sang kakakpun setia menemani ibunya karena ia merasa ketakutan bakal kehilangan orang yang dicintainya lagi. “Anakku, ibu telah kehilangan anak-anak ibu”. “Tidak bu, kan masih ada ananda, Bu,” ujar sang kakak sambil terisak. “ Ibu tau, Ananda ada tetapi seperti tidak ada. Sejak adikmu pergi, jiwa ananda pun seperti ikut dibawa pergi. Apalagi yang tersisa bagi kami, ibu dan ayahmu? Rumah ini terasa mati tanpa semngat dan keceriaan seperti dulu. Nak, Ibu tahu kamu sangat menyayangi adikmu, tetapi dia telah pergi untuk selamanya. Caramu menghukum diri tak akan mengembalikan adikmu lagi. Bahkan membuat ayah dan ibumu tambah sedih.Ibu rasa, cukup sudah dukamu, Masih ada kami, ayah dan ibumu yang masih menyayangi dan membutuhkanmu”. Ucap si ibu memohon sambil mengusap mata tuanya yang tampak lelah.

Sambil terisak, si anak berkata, “Maafkan ananda bu, selama ini tanpa sengaja ternyata telah membuat ibu dan ayah bersedih. Ananda juga berjanji akan mengubah pola piker dan sikap yang keliru selama ini. Ananda akan berusaha mengubah diri dan membahagiakan ibu dan ayah. Sekali lagi, Maafkan ananda Bu.”

Sesusai berjani untuk mengubah sikapnya, sianak pun memeluk ibunya dengan kencang. Merekapun berpelukan dalam tangis penuh keharuan.

Pesan Moral :
Dalam putaran kehidupan ini, seringkali terjadi karena ulah kita yang tanpa disengaja, berdampak pada terjadinya musibah atau kerugian orang lain. Hal ini kadang menyebabkan timbulnya perasaan bersalah, sulit memaafkan dan cenderung terus menerus menghukum diri sendiri. Padahal, bukankah beban yang dipikul justru akan membawa kita pada penderitaan yang berkepanjangan? Pertanyaannya adalah apakah dengan perasaan bersalah seperti itu keadaan lantas bisa berubah? Apapun yang telah terjadi, kita harus bisa menerima setiap resiko dengan jiwa besar. Beri kesempatan pada diri sendiri untuk menata ulang kehidupan dengan berani menghadapinya. Dengan berjuang kerasa hari demi hari,niscaya keberadaan kita senantiasa punya nilai bagi diri sendiri dan orang lain. (Andrie Wongso)

Selasa, 29 Maret 2011

Apa yang kita sombongkan?



Sorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan ember dan menyikat lantai rumahnya keras-keras. Keringatnya bercucuran deras.Menyaksikan keganjilan ini, orang itu bertanya, "Apa yang sedang Anda lakukan?"

Sang Guru menjawab, "Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka.Mereka pun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa menjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai bermunculan. Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya."
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah,sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebihrupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita
merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun
sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal
ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.

Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.

Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua perubahan paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi
makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong. Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala "tampak luar" lainnya. Yang kini kita lihat adalah "tampak dalam". Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego.

Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan baik yang kita lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri.Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.

Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa yang kita sombongkan?
Be happy!

Sumber: Kiriman dari pak Beng Hui 
Gambar: Sahabatamal.com

Rabu, 09 Maret 2011

Nasihat Pernikahan dari Sang ibu


Sering kita lihat saudara kita bersedih luruh
Setelah itu berlalu, ia berjingkrak kegirangan

Ada nasehat yang sangat dalam, yang diambil dari wanita-wanita arab. Nasehat itu adalah nasehat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf, pada malam pernikahannya. Diantara nasehat-nasehatnya adalah :

"Putriku, sesungguhnya engkau telah memisahkan diri dari "lingkungan" yang darinya engkau keluar. Engkau telah meninggalkan kehidupan yang darinya engkau berkembang. Seandainya seorang perempuan tidak membutuhkan seorang suami, karena kecukupan dari orangtuanya dan kebutuhan orang tua yang sangat pada anaknya, maka engkau menjadi orang yang sangat tidak membutuhkan suami. Namun wanita diciptakan untuk laki-laki dan baginya laki-laki tercipta."

Nasehat yang pertama dan yang kedua adalah : Engkau harus rendah hati dengan senantiasa bersikap menerima dan, selalu mendengarkan dan taat kepadanya.

Nasehat yang ketiga dan yang keempat adalah : Hendaklah engkau menjaga kebersihan sesuatu yang kepadanya hidung dan mata suami tertuju. Jangan sampai ia melihat kejelekan ada pada dirimu, dan jangan sampai ia menciummu kecuali engkau dalam keadaan wangi.

Nasehat yang kelima dan keenam adalah : Hendaknya engkau selalu siapkan waktu tidur dan makan baginya. Karena kelaparan akan membuatnya garang dan kekurangan tidur akan membuatnya mudah marah.

Nasehat yang ketujuh dan kedelapan : Hendaklah engkau menjaga hartanya, memelihara kehormatan dan putra-putrinya. Dapat mengurus harta adalah sebuah perhitungan yang baik dan dapat mengurus anak adalah kemampuan mengatur yang baik.

Nasehat kesembilan dan kesepuluh : Janganlah engkau melanggar perintahnya. Janganlah engkau melanggar perintahnya, Janganlah engkau menyebarkan rahasianya. Jika engkau menentang perintahnya, maka membuat hatinya dongkol. Jika engkau menyebarkan rahasianya, maka engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.

Kemudian hendaklah engkau tidak tampak senang di hadapannya mana kala ia sedih. Tidak pula engkau bersedih ketika ia dalam keadaan berbunga-bunga.

Pencerahan : Kebahagiaanmu bukan di tangan orang lain, tapi ditanganmu sendiri.


sumber : Menjadi wanita paling bahagia, DR. Aidh Al-Qarni
gambar: http://niedza.files.wordpress.com/2010/10/isafatin.jpg?w=348&h=209

Minggu, 27 Februari 2011

Pikiran sehat saat tubuh kita sakit



Hari ini jutaan orang masih berbaring dan tersebar disemua rumah sakit di seluruh dunia. Hal itu disebabkan oleh terjadinya gangguan kesehatan yang mereka alami.  Mereka menunggu datangnya kesembuhan. Masa penantian itu bisa berlangsung dalam hitungan hari, minggu, bulan, bahkan ada yang tahun. Sebagian pasien meninggalkan rumah sakit karena dinyatakan sembuh, sebagian karena tak mampu meneruskan biaya perawatan dan sebagian lagi karena dinyatakan meninggal.

Pada awalnya, ketika mereka pergi ke dokter untuk memeriksakan gangguan kesehatan yang mereka alami, dokter menanyakan keluhan fisik yang dialami. Dengan stetoskopnya, dokter mendiagnosis penyakit yang diderita sehubungan dengan keluhan fisik pasien.  Tidak semua keluhan terungkap, karena sebagian masih disimpan dalam pikiran. Memang benar, bila kita memeriksakan gangguan kesehatan, apa yang bisa kita sampaikan hanya sebatas keluhan fisik semata, sementara apa yang menjadi beban pikiran adalah urusan kita sendiri.

Faktanya, pada saat kita dinyatakan mengindap penyakit ini atau itu, pikiran kita langsung ikut jatuh sakit. Itulah salah satu penyebab mengapa banyak orang mengalami gangguan kesehatan yang semakin memburuk. Pikiran mereka terperangkap dalam tubuh yang sakit.  Kata “sembuh” terasa jauh dari kenyataan, meski kita telah berusaha semaksimal mungkin dengan “membeli kesembuhan” bahkan mungkin hingga ke luar negeri.

Fenomena Pikiran Sehat.
Semua orang yang pernah mengalami jatuh sakit pasti tahu kemana harus mencari kesembuhan. Pada umumnya mereka pergi ke dokter dengan biaya yang bisa disediakan. Bila para dokter spesialis sudah “angkat tangan” atas penyakit yang diderita pasien,  maka para pasien mulai berpikir tentang pengobatan alternatif. Hal yang sama juga dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki biaya.
Pengobatan tradisional hingga mungkin sampai dengan perdukunan menjadi pilihan. Semua upaya itu bersumber dari keinginan kita untuk sembuh.  Sembuh telah menjadi beban pikiran yang paling dominan dibandingkan hal-hal lain yang mulai diabaikan.  Tak pernah terpikir bahwa dari dalam diri kita juga bersemayam sang penyembuh alternatif,  yaitu pikiran kita sendiri. Sayang sekali,  pikiran  sudah  terperangkap  dalam  tubuh  jasmani yang sakit.Lalu, bagaimana sebaiknya ?  tentu saja dengan menyehatkan pikiran terlebih dahulu.  Kesulitan tubuh jasmani dalam meraih kesembuhan disebabkan oleh cara kerja pikiran kita yang secara alami tak terkendali.  Pikiran akan menjadi sehat bila orang tidak menggunakan pikiran untuk menjelajahi masa lalu dan juga mencemaskan masa yang akan datang, melainkan membiarkan masa kini, atau hari ini, bahkan sebatas momentum saat ini saja yang mengisi pikiran kita.  Apa yang sedang berlangsung dalam momentum saat ini, tak lain adalah fakta bahwa kita masih hidup, masih ada, dan hal itu ditandai dengan aktivitas kita saat bernapas.

Dari keinginan menjadi beban
Setiap orang sakit menginginkan kesembuhan. Keinginan yang begitu kuat itu lambat laun tanpa disadari telah menjadi beban pikiran, sebab kesembuhan itu ada di masa yang akan datang, yang tidak bisa dipastikan kapan dan bagaimana hal itu akan terjadi.  Dengan kata lain, kesembuhan yang didambakan itu belum nyata karena masih berada di masa yang akan datang. Dalam waktu yang singkat, pikiran bisa meloncat kebelakang  tanpa terkendali, lalu mengaduk-aduk masa lalu. Kemudian seseorang menyesali beberapa hal dan mulai membencinya karena menjadi penyebab kondisi sakitnya.
Kita menyalahkan sesuatu atau seseorang pada masa lalu.  Jika dua cara pikir itu berpadu memasuki momentum hari ini, maka pada hari ini pikiran telah terjepit dua kekuatan negative yang akan semakin memperparah tubuh yang sedang sakit.    Dua kekutan negative itulah yang mengakibatkan pikiran menjadi tidak sehat.   Jika kita adalah orang sakit yang sedang membaca tulisan ini, disarankan untuk memutus hubungan antara pikiran kita  dengan jalur yang menghubungkan dengan dua kekuatan negative dari masa lalu dan masa yang akan datang.Kedua masa itu tidak nyata. Kita tidak dapat menarik, mengulang atau memperbaiki masa lalu, selain itu, tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, karena masa itu belum tiba.  Realitas yang sebaiknya kita hadapi adalah realitas hari ini, dimana kita masih ada, masih hidup, namun tubuh kita sakit.Dari kesadaran itulah, kita mulai bersyukur.  Pikiran kita akan berangsur-angsur sehat.  Penyakit yang disebutkan dokter hanya berkaitan dengan prosedur penentuan obat, tidak ada hubungannya dengan vonis atas nasib kita.  Jika kita bertanya kepada orang bijak, maka apapun yang kita alami hanya akan disebut sebagai gangguan kesehatan.  Keinginan untuk sembuh tak perlu kita bawa berhari-hari hingga berbulan-bulan sebagai beban berat karena Tuhan sudah tahu apa yang kita inginkan.

Setia pada perkara kecil
Sangat jarang orang menggunakan pikirannya untuk mensyukuri keberadaan hidup pada hari ini, apalagi dalam keadaan sakit.  Jika kita adalah orang yang terperangkap dalam tubuh jasmani yang sakit, ada baiknya mulai membangun kebiasaan memikirkan momentum yang nyata, yaitu kita masih hidup, ditandai dengan napas yang masih kita miliki.Bernapas tanpa memikirkan hal lai adalah proses menyehatkan pikiran, bagaimanapun kondisi tubuh kita, sehat atau sakit.  Bila kita bisa mensyukuri napas yang masih kita miliki selama satu jam dalam sehari saja,  kita telah berhasil memulihkan kemurnian pikiran kita.
Lalu bagaimana dengan penyakit yang ada dalam tubuh kita ?  Tuhan akan bekerja melalui kemurnian pikiran kita saat kita hanya berpikir soal napas yang sedang berlangsung, dan dengan prose itu kita tidak akan ditarik biaya apapun, karena oksigen yang kita nikmati adalah milik Tuhan.  Jika kita dianjurkan disiplin minum obat tiga kali sehari selama sakit, ada baiknya mencoba untuk disipin melakukan aktifitas tunggal bernapas tiga kali sehari, masing-masing selama 10 hingga 15 menit tanpa berpikir yang lain kecuali napas kita.
Bernapas sebagai  aktifita tunggal  adalah sebuah perkara kecil, namun bila kita setia melakukannya, pikiran kita akan sehat dan kemurniannya akan mempengaruhi miliaran mikron sel dalam tubuh yang setiap hari mati dan berganti dengan sel-sel yang baru.  Sebagaimana kita tidak perlu memikirkan dari mana datangnya sel-sel baru itu, kita juga tidak perlu memikirkan datangnya kesembuhan, pikiran kita tidak akan mampu melihat keajaiban Tuhan di balik napas kita yang murni.

Efek samping dari aktifitas ini adalah kondisi tubuh yang semakin membaik, hari demi hari.  Kita hanya diminta setia mengikuti proses ini, seperti menginstal software bernama “sembuh” melalui pikiran kita.  Kita tidak perlu berpikir bagaimana hal itu berlangsung, karena berturut-turut tinggal menekan tombol bertuliskan “next” sampai proses “instalasi” itu selesai.  Software itulah yang berkerja untuk kita.

Banyak pula orang berpikir bahwa kesembuhan datang dari luar tubuh kita, padahal bila kita memperhatikan, … berasal dari dalam diri si sakit sendiri, apa pun penyakitnya, ini lah pula yang pantas kita renungkan, sebelum penyakit menguasai alam pikir kita.

Oleh : Ign. Bambang Shakuntala,
Penulis buku Sebelum Anda Dinyatakan Sembuh,  buku untuk orang sakit.  

Gambar : wanitadankesehatan.blogspot.com
(Disari dari Majalah Utusan  No. 02 Tahu ke-61 Februari 2011)

Jumat, 14 Januari 2011

Ada potensi Unggul dalam diri kita



Melanjutkan tulisan saya yang terdahulu, yang berjudul “ Aku adalah Seorang Pemenang “. Disini saya ingin melanjutkan kembali tulisan ini dengan judul “ Ada Potensi Unggul di Dalam Diri Kita “

Dewasa ini sering kita mendengar di media massa berita-berita mengenai orang-orang yang langung putus asa ketika hanya menghadapi sedikit kesulitan. Menjadi orang stress karena gagal ujian CPNS, melamar jadi Polisi ataupun lainnya, yang akhirnya menyebabkan menjadi pasien rumah sakit jiwa. Sungguh ironis.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? coba kita amati bersama-sama. Sebagian besar dari orang-orang yang gagal tersebut (kita sepakat menyebut mereka orang-orang gagal) tidak menyadari adanya potensi unggul dalam diri mereka. Seharusnya semakin kita dewasa tentu kita semakin banyak mendapat pengalaman. Pengalaman yang telah memberikan pelajaran-pelajaran berharga dalam bertahan hidup. Namun yang terjadi adalah semakin kita dewasa kita cenderung begitu gampang menyerah, pesimis dan berpikir negatif. Seharusnya semakin kita dewasa maka potensi-potensi unggul  yang ada dalam diri kita semakin berkembang, tapi yang terjadi justru sebaliknya.

Oh ya..sedari tadi kita berbicara mengenai masalah potensi unggul. Sebenarnya apa sih sebenarnya potensi unggul itu? Kenapa hal tersebut perlu, karena tentu akan sia-sia pembahasan kita ini bila kita sendiri tidak faham (istilah dalam bahaa Jawa “ora mudeng”). Potensi unggul itu adalah kemampuan alami yang Tuhan berikan kepada manusia sejak lahir (Dari berbagai sumber).

Secara sederhana begini, coba kita amati bayi dalam pertumbuhan dan perkembangannya, pada bulan pertama bayi hanya bergerak secara rileks saja. Pada bulan-bulan berikutnya bayi mulai dapat mengangkat kepalanya dengan posisi telungkup, kemudian sudah bisa memiringkan badan kekiri-kekanan. Selanjutnya, sang bayi sudah bisa duduk, berdiri, berjalan dengan berpegangan, berjalan sendiri hingga bisa berlari. Coba kita perhatikan, apakah setiap melewati fase-fase tersebut sang bayi menyerah ketika gagal ? tentu tidak. Sang bayi akan terus berusaha walau kegagalan berulang kali ketika ia belajar untuk telungkup,duduk, berdiri ataupun berlari sampai ai berhasil melakukannya. Itulah potensi unggul manusia.

Sekarang mengapa kita yang telah dewasa ini tidak mampu seperti bayi tersebut ? mungkin ada yang jawab “ klo bayi kan tidak memiliki pikiran seperti kita orang dewasa, tanpa ada pertimbanan-pertimbangan tertentu” atau “ proses tersebut kan memang sudah alamiah sang bayi” dan sebagainya. Banyak hal-hal yang menjadi alasan untuk pembenaran.

Pertanyaannya adalah, mengapa semakin kita dewasa potensi unggul kita semakin menurun/lemah?. Karena kita masing –masing pribadi tidak merespon setiap kejadian yang kita lewati secara positif!. Saat gagal, kita meresponnya dengan negative. Selalu mengkerdilkan diri dengan berpikir bahwa kita tidak mampu, saya memang orang yang dilahirkan untuk gagal dan seterusnya.

Kita jangan pernah lupa selain didalam diri kita terdapat benih seorang pemenang, Sang Pencipta juga memberikan potensi unggul kepada manusia dengan harapan-Nya kita mampu menjadikan potensi unggul tersebut terus tumbuh dan berkembang. Orang –orang Luar biasa yang namanya terus tercatat dalam sejarah perjalanan manusia adalah orang-orang yang mampu mengelola potensi unggul tersebut dengan bijak.

Kembangkan potensi unggulmu dengan bijak dan arif, maka diri kita akan dibariskan dalam golongan-golongan orang-orang yang luar biasa !

(Keep Moving Forward) . By: Sandro RS

Selasa, 11 Januari 2011

Tuhan Itu tidak ada



Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
Si tukang cukur bilang,"Saya tidak percaya Tuhan itu, ada".
"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku,  jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang tidak membiarkan ini semua terjadi."
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak,  tapi tidak merespon, karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.  Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu, dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar mlungker-mlungker - istilah jawanya", kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata," Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."
Si tukang cukur tidak terima," Kamu koq, bisa bilang begitu?? Saya di sini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan. "Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur. "Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri.
"Cocok!" kata si konsumen menyetujui. "Itulah point utamanya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA!, Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU  DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia  ini."
Si tukang cukur terbengong !!!!. ..sebuah analogi yang mengagumkan. (gambar: google)

Minggu, 09 Januari 2011

Sebuah Renungan tentang KESUKSESAN



Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem
waringin/the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA!
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi
1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua...

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1 di saat tiap
menit ada 10 siswa drop out krna tidak mampu bayar SPP, itulah sukses
Anda ketiga...

Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat
46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat...

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org
mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima...

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Anda akan  sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam
Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya
sebelum dia meninggal...
Sakin sibuknya di Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai
tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak
sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun
berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga
kenal siapa ayahnya...

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa
terus2an jadi best seller dengan membuat sukses mjd hal yg rumit dan
sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex,
pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya
istri cantik sprti Donald Trump, & resort mewah di Karibia...

Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri,
mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja....

Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik
kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu
Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak
menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati,

Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah
bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa
adanya dengan penuh syukur.

Pernahkah Anda menyadari?

Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang uang hanyalah
alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.

Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun
atau beli mobil/motorkan kredit selama 3 tahun.

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda
menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi
untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll...
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,

Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari
orang bodoh... Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau
membeli waktu Anda...

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di
seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs
mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.
Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi
karena produk tsb dipakai oleh siapa...


Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80
juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama bila kita jual
harganya justru malah turun...

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat
dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika
kita kejar dengan segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita
lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata...

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar
fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga
untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat
istri/kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada orang-orang  yang anda cintai:
orang tua, istri, anak, sahabat-sahabat Anda.

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih
sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin
besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu
bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan
favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .

Enjoy ur life, life is so short...

Kamis, 30 Desember 2010

Aku adalah Seorang Pemenang

SuryaPost.com - Biasanya setiap pagi kira-kira jam 07:00 sebelum memulai aktifitas kerja diperusahaan ditempat saya bekerja atasan selalu melakulan briefing kecil untuk memberikan pengarahan kepada kami sebagai bawahannya. Menurut saya hal yang dilakukan atasan tersebut sangat tepat agar koordinasi kerja tercipta dalam team.


Suatu hari, ada hal yang sangat membuat saya benar-benar tersentuh dengan pengarahan yang diberikan atasan saya (bukan berarti arahan yang lain tidak menarik,hehehe..) yaitu sebuah ucapan yang mengatakan bahwa kita semua dilahirkan sebagai seorang PEMENANG. Dari awal permulaan penciptaan manusia dimulai melalui perjuangan berjuta-juta sperma yang berlomba-lomba untuk mencapai satu indung telur dan dari sekian juta sperma tersebut hanya satu yang menjadi pemenang dan berhasil membuahi sang telur yang pada akhirnya menghasilkan suatu kehiudupan dikemudian hari.

Berdasarkan pernyataan diatas, jelas terlihat bahwa proses pembetukan dari masing-masing pribadi manusia adalah hasil dari perjuangan yang luar biasa dan merupakan penyeleksian dari sebuah bibit seorang pemenang bukan seorang pecundang. Jadi, alasan apa yang mendasari kita untuk harus mengalah akan dunia ini?


Seringkali, manusia beralasan untuk mengutuki keadaan yang dialaminya. Mencari kambing hitam akan kondisi dirinya. Kemiskinan, kalah dalam persaingan, kurang supel, dan sebagainya. Seandainya sedari awal kita masing-masing pribadi menyadar potensi yang ada didalam diri kita yang begitu besar maka kata-kata hujatan akan terhindarkan.


Adalah Philippe Croizon, pria berusia 42 tahun yang dilahirkan dengan kondisi tanpa tangan dan kaki. Suatu headline Koran Prancis memuat berita yang sanagt positif., yaitu bagaimana perjuangan Croizon untuk menyebrangi selat inggris selama 13,5 jam untuk berenang melintasi selat sepanjang 20 mil (sekitar 33 Km) tanpa bantuan orang lain. Dan ini bukan satu-satunya aksi luar biasa yang dilakukan Croizon. Apa yang dilakukan oleh Croizon adalah untuk membuktikan bahwa keterbatasan tidak membatasi dirinya untuk melakukan apa yang dapat dilakukan orang-orang normal.


Perjuangan, harapan dan semangat yang gigih telah membutikan bayak orang unuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Trus, apa yang membedakan antara mereka dengan kita?


Ya, sekali lagi mereka adalah orang-orang yang mengerti dan menyadari bahwa didalam diri mereka terdapat semangat seorang pemenang yang telah sejak awal dikaruniakan Sang Pencipta dalam masing-masing pribadi. Sekarang tidak ada lagi alasan bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang kalah. Begitu mudah untuk menciptakan mindset orang yang gagal, namun hanya sedikit orang yang mengerti bagaimana cara membuat potensi yang besar di dalam diri kita masing-masing menghasilkan kekuatan yang positif yang membawa perubahan.

Bangkitlah, katakana dengan tegas bahwa kita adalah pribadi seorang PEMENANG.!! By: Sandro RS

Jumat, 26 November 2010

The Difference Between Love and Like...

In front of the person you love your heart beats faster
But in front of the person you like you get happy.

In front of the person you love winter seems like spring
But in front of the person you like winter is just beautiful winter.

If you look into the eyes of the one you love you blush
But if you look into the eyes of the one you like you smile.

In front of the person you love you can't say everything on your mind
But in front of the person you like you can.

In front of the person you love you tend to get shy
But in front of the person you like you can show your own self.

The person you love comes into your mind every 2 minutes
You can't look straight into the eyes of the one you love
But you can always smile into the eyes of the one you like.

When the one you love is crying you cry with them
But when the one you like is crying you end up comforting.

The feeling of love starts from the eye
And the feeling of like starts from the ear.
So if you stop liking a person you used to like
All you need to do is cover your ears,
But if you try to close your eyes
Love turns into a drop of tear and remains in your heart forever after.

Rabu, 10 November 2010

Arti Suatu Peristiwa

Di suatu pagi di sudut kota yang mulai ramai lalu lalang kendaraan. Seorang pria tuna wisma yang sudah lanjut usia terlihat berusaha menyeberang jalan. Tubuh yang sudah renta berusaha berlari menyeberang jalan.

Di kejauhan, seorang pemuda terburu-buru berangkat bekerja dengan memacu kendaraan roda duanya dengan kecepatan tinggi.  Dan pria tusna wisma yang masih berusaha menyeberang dengan kaki tuanya tak dapat menghindar saat pemuda mengendarai motor dengan kecepatan tinggi menabraknya. Pria tua itu meninggal di tempat.

Orang-orang yang berada di sekitar segera berkerumun. Sebagian berusaha membawa korban ke pinggir jalan dan sebagian ada yang hanya melihat saja karena takut untuk mendekat.

Dari kerumunan itu terdengar seorang ibu berkata,”Gara-gara motor ngebut, bapak tua itu jadi meninggal.”

Seorang bapak berguman,”Salahnya nyeberang ga cepat-cepat.”

Seorang gadis berbisik,”Kasihan ya, mengapa Tuhan membiarkan bapak tua itu meninggal dalam keadaan demikian?”

Salah seorang pedagang di pinggir jalan berkata,”Syukurlah kakek itu telah meninggal, karena kasihan kalau dia hidup lebih lama lagi. Sudah tidak punya keluarga yang mau mengurusinya. Entah kemana keluarganya. Kita doakan saja agar arwahnya diterima disisi-Nya.”

Dari percakapan di atas jelas bukan peristiwa yang memberi arti, melainkan arti diberikan kepada peristiwa. Berbagai macam arti yang diberikan kepada suatu peristiwa tergantung dan ditentukan oleh pikiran yang kita sampaikan kepada diri sendiri.

Bukan pengalaman, melainkan pikiran kita yang menentukan sikap dan arti hidup kita.

Kamis, 21 Oktober 2010

Tiga Kelereng Merah

Pada masa-masa susah di sebuah kota kecil Idaho, saya suka mengunjungi toko kecil di tepi jalan milik Mr Miller yang menyediakan produk segar hasil pertanian.
Makanan dan uang cukup langka pada waktu itu... dan jual beli dilakukan dengan cara tukar-menukar barang.
Satu hari, Mr Miller sedang mengepak kentang-kentang yang saya beli, ketika secara tidak sengaja saya melihat seorang anak yang kecil kurus kelaparan, compang - camping tetapi bersih, nampak sedang memilih-milih kacang polong segar yang baru dipetik di keranjang. Saya membayar untuk kentang-kentang saya sambil ikut melihat-lihat kacang polong tersebut. Saya adalah penjual kentang dan krim kacang.   Saat menimbang kacang polong, tanpa sadar, saya ikut mendengarkan pembicaraan mereka.
"Halo Barry, bagaimana kabarmu hari ini ?"  tanya si pemilik toko.
'Halo, Mr Miller. Saya baik, terima kasih, ya. Saya cuma mengagumi kacang polong ini.... tampak segar dan bagus-bagus"
"Itu memang bagus Barry. Bagaimana dengan ibu kamu ? "
"Oh... dia membaik, dan nampak semakin kuat."
"Bagus. Apa ada yang bisa saya bantu ? "
"Tidak, Sir. Saya cuma mengagumi kacang polong ini. "
'Apakah kamu ingin beberapa untuk di bawa pulang ?"   kata Mr Miller.
"Tidak, Sir. Saya tidak ada uang untuk membayar. "
"Jika begitu, apa kamu punya sesuatu sebagai penukar ?"
"Saya hanya punya beberapa kelereng hadiah."
"Apakah itu benar ?  Coba kulihat" kata Mr Miller.
"Ini ... bagus "
"Aku bisa melihatnya. Hmm sayang warnanya biru,  padahal saya mencari warna merah. Apakah kamu memilikinya seperti ini di rumah ? "
"Tidak persis tapi hampir sama. "
'Begini saja. Ambil saja dulu kacang polong ini, dan lain kali, kamu bawa kelereng kamu yang merah' kata Mr Miller kepada anak itu.
"Tentu. Terima kasih Mr Miller. "
Ny Miller, yang sedang berdiri tidak jauh, datang  untuk membantu saya.  Dengan tersenyum dia berkata,  "Ada dua anak laki-laki lain seperti dia di komunitas kami, ketiganya sama-sama sangat miskin. Jim suka tawar-menawar dengan mereka untuk kacang polong, apel, tomat, atau apa pun. Jika mereka kembali dengan warna yang diminta, Jim akan berkata bahwa dia sudah tidak mencari warna tersebut dan akan menanyakan warna lainnya. Tetapi Jim tetap memberikan apa saja yang mereka ingin tukarkan."
Saya meninggalkan toko sambil tersenyum sendiri, terkesan dengan orang ini.
Beberapa waktu kemudian saya pindah ke Colorado, tapi saya tidak pernah lupa kisah tentang orang ini, anak-anak, dan cara barter mereka.
Beberapa tahun berlalu dengan cepat. Baru-baru ini saya memiliki kesempatan untuk mengunjungi beberapa teman lama di komunitas Idaho dan mendengar bahwa          Mr Miller meninggal dunia.
Teman-teman saya berencana untuk berkunjung sore itu dan saya sepakat untuk ikut.
Saat tiba di tempat jenasah disemayamkan, kami menemui keluarga almarhum untuk menyampaikan bela sungkawa dan kata-kata penghiburan.  Di depan kami, nampak tiga orang muda. Salah satunya mengenakan seragam tentara dan dua lainnya berpotongan rambut bagus, setelan gelap dan kemeja putih ... semua tampak  sangat profesional.


Mereka semua menghampiri Mrs Miller dan berdiri disampingnya sambil tersenyum kepada jenasah Mr Miller di dalam peti mati.   Setiap pemuda memeluknya, mencium pipi, bicara singkat dengannya dan pindah ke peti mati, dengan mata berkaca-kaca, satu per satu, masing-masing pemuda berhenti sebentar dan meletakkan tangan mereka di atas tangan yang pucat dingin di peti mati. Satu persatu meninggalkan tempat itu sambil menyeka mata.  Giliran kami datang menemui Ny Miller. Saya bilang padanya siapa saya dan mengingatkannya pada kisah dari tahun-tahun yang lalu dan ketika ia bercerita tentang suaminya yang suka berbarter untuk kelereng. Dengan mata berkaca-kaca, dia meraih tanganku dan membawa saya ke peti mati.    
"Mereka, tiga pemuda tadi, yang baru saja meninggalkan adalah anak laki-laki yang kuceritakan dulu. Mereka hanya mengatakan kepada saya bagaimana mereka menghargai hal-hadl yang Jim 'perdagangkan' pada mereka. Sekarang, pada akhirnya, ketika Jim sudah tidak  bisa lagi meminta warna atau ukuran kelereng .... mereka datang untuk membayar utang mereka. "   'Kami tidak pernah memiliki banyak kekayaan di dunia ini, "ia mengaku," tapi sekarang, Jim akan menganggap dirinya orang terkaya di Idaho ..'     Dengan lembut, dia mengangkat jari-jari almarhum suaminya.  Nampak disitu tiga buah kelereng warna merah yang bersinar indah.


Moral : orang mungkin tidak akan mengingat semua perkataan kita, tapi akan selalu mengingat semua kebaikan kita. hidup ini tidak di ukur oleh nafas yang di habiskan, tapi waktu yang di habiskan untuk bernafas. apapun yang akan kita perbuat, berbuatlah dengan sepenuh hati, hanya untuk Tuhan, bukan untuk manusia.




(sumber : LN dari Ni Putu Maya)

Senin, 26 Juli 2010

kehidupan didunia ini yang hanya sekali, untuk ibadah dan kebaikan

Sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi kita, meski artikel ini sudah di post ribuan kali oleh sahabat-sahabat blogger, tak ada salahnya kita meramaikan suasana dan saling mengingatkan, neh kisah nya seperti ini :

Dahulu ada sebuah Kerajaan yang sangat
aman, rakyatnya makmur dan sentosa. Raja ini selalu memperhatikan dan
mementingkan kesejahteraan rakyatnya. Sang Raja selalu berkeliling negeri untuk
melihat langsung kondisi rakyatnya.

Suatu Sang Raja mendengar rintihan seorang pemuda yang kelaparan. Si Ibu dengan
suara lemah mengatakan kepada anaknya bahwa dia sudah tidak memiliki lagi
persediaan makanan. Raja terkejutdi negerinya ada rakyatnya yang kelaparan.

Sang Raja berfikir sebentar. Kemudian dia membuat sebuah kesempatan untuk Sang
pemuda. Dia memerintahkan prajuritnya. untuk secara diam-diam membawa sang anak
ke istana ketika dia tidur, malam itu juga.

Ketika Pemuda itu tidur, secara diam-diam beberapa Prajurit membawa pemuda
tanpa sepengatahuan siapapun termasuk pemuda itu sendiri.

Raja ingin memberikan jabatannya sebagai Raja selama sehari untuk si pemuda
tersebut.Diaingin tahu apa yang akan dilakuakn si Pemuda.

Pagi harinya ketika terbangun dari tidurnya si anak heran, dimanakah dia
berada? Segera beberapa pembantu istana menjelaskan bahwa dia saat ini di
istana kerajaan dan diangkat menjadi Raja.
Para Pembantu istana sibuk melayaninya.Sementara itu di tempat terpisah si ibu
kebingungan dan cemas karena dia mendapati anaknya hilang dari rumahnya. Di carinya
kemana-mana tapi sang anak pujaan hati tetap tak ditemukannya. Siang harinya
sambil menangis dan bercucuran air mata si ibu pergi ke istana Raja untuk
meminta bantuan mencari anaknya ke pelosok negeri. Di gerbang istana si ibu
tertahan oleh Para Penjaga istana dan tidak diijinkan untuk bertemu dengan Raja.

Namun demikian, seorang Penjaga itu masuk ke dalam dan memberi tahu kepada Sang
Raja baru (Pemuda) bahwa di luar istana ada seorang ibu tua lusuh dan kelaparan
yang sedang mencari anaknya yang hilang. Sang Raja kemudian memerintahkan untuk
mensedekahkan satu karung beras kepada ibu tua miskin tersebut.

Malam harinya Sang Raja baru itu tidur kembali di kamarnya yang megah dan
mewah.Tengah malam, Sang Raja yang asli dengan Para Pembantunya secara diam-diam
kembali memindahkan pemuda yang sedang tidur lelap itu kembali ke rumah ibunya.

Esok pagi si ibu sangat gembira karena telah menemukan kembali anaknya yang
hilang kemarin. Sebaliknya si Pemuda heran kenapa dia ada disini kembali. Si
ibu bercerita bahwa kemarin dia mencarinya kesana-kemari hingga pergi ke istana
untuk minta bantuan, dan pulangnya dia diberi oleh Raja sekarung beras. Si Anak
segera menyadari bahwa dialah kemarin yang memberi sekarung beras itu.

Kemudian bergegas dia pergi ke istana dan menghadap Raja, dengan lugu dia minta
diangkat kembali menjadi raja. Walau cuma sehari .Sang Raja segera menolak
dengan mengatakan bahwa waktu/kesempatannya menjadi raja sudah habis.

Si Pemuda tetap memohon,sambil menghiba-hiba Pemuda itu minta hanya sejam saja
bahkan beberapa menit saja, tetapi Sang Raja tetap menolak

Sang Pemuda pulang dengan hati penuh penyesalan.Kenapa dia sangat kikir dulu,
seandainya dia dermawan maka tidak hanya sekarung beras yang dia kirim tetapi
mungkin berton-ton beras yang dia kirim.

~~~

Tahukah sahabat ?..

Itulah analogi kehidupan kita sekarang. Kelak di akhirat ada orang-orang
menyesal. Mereka tidak pernah beramal untuk akhirat. Mereka tidak pernah
mengirim beras ( pahala ) yang banyak untuk kampung akhirat mereka.

Mereka meminta kesempatan untuk kembali ke dunia, agar bisa beramal sebaik
mungkin... tapi, itu tidak mungkin... karna hidup hanya sekali.

Maka, mari kita optimalkan kehidupan didunia ini yang hanya sekali, untuk
ibadah dan kebaikan. Karena kita tidak tau kapan ajal menjemput kita. Bisa
saja, hari ini adalah hari terakhir kita... maka, kenapa kita masih saja
berbuat dosa, dan masih ragu dan malas tuk beribadah kepada-Nya?

Begitu banyak kasih sayang Allah Tuhan kita, dengan kasih sayang yang berbentuk
berbagai peringatan-peringatan yang datang kepada kita.

Ya, Mungkin tulisan ini adalah yang kesekian ribu peringatan kasih sayang-Nya....

Tinggal diri kita,... apakah akan kita abaikan peringatan dan kesempatan itu
hingga kesempatan itu habis?

...

Terimakasih sahabat telah membaca, semoga bermanfaat bagi kita semua...

sumber : syiar-islam@yahoogroups.com

Senin, 14 Juni 2010

Menjual Keperawanan

Dari milis tetangga tentang Kisah Nyata:
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang?
” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
” Lantas untuk apa anda duduk disini?
” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak?
” Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”
” Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang.
Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk disini untuk sesuatu yang akan saya jual ” Kata wanita itu dengan suara lambat.
” Jual? Apakah anda menjual sesuatu disini? ”
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.
” Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ”
” Saya ingin menjual diri saya, ” Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
” Mari ikut saya, ” Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum diwajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat korsi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
” Apakah anda serius? ”
” Saya serius ” Jawab wanita itu tegas.
” Berapa tarif yang anda minta? ”
” Setinggi tingginya..’ ‘
” Mengapa? Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
” Saya masih perawan ”
” Perawan? ” Sekarang petugas satpam itu benar benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.. Pikirnya
” Bagaimana saya tahu anda masih perawan?”
” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan. Ya kan…”
” Kalau tidak terbukti?
” Tidak usah bayar …”
” Baiklah …” Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
” Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ”
” Cobalah. ”
” Berapa tarif yang diminta? ”
” Setinggi tingginya. ”
” Berapa? ”
” Setinggi tingginya. Saya tidak tahu berapa? ”
” Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
” Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Ini termasuk yang tertinggi, ” Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
” Saya ingin yang lebih tinggi…”
” Baiklah. Tunggu disini …” Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
” Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama sama butuh … ”
” Saya ingin tawaran tertinggi … ” Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
” Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya.
Tapi sebaiknya anda ikut saya.
Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.
Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ” Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
” Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama kesekujur tubuh wanita itu …
” Berapa? ” Tanya pria itu kepada Wanita itu.
” Setinggi tingginya ” Jawab wanita itu dengan tegas.
” Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
” Rp. 6 juta, tuan ”
” Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ”
Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
” Bagaimana? ” tanya pria itu.
”Saya ingin lebih tinggi lagi …” Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
” Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”
” Tentu! ”
” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”
” Saya minta yang lebih tinggi lagi …”
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
” Kalau begitu, kamu tunggu ditempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ”
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.
” Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Ripiah.
Apakah itu tidak cukup? Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
” Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ”
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan diwajah pria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … ??? ”
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
” Ada wanita yang duduk disana, ” Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.
Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini. ” Dia masih perawan..”
Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ” Benarkah itu? ”
” Benar, pak. ”
” Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu … ”
” Dengan senang hati. Tapi, pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.”
” Saya tidak peduli … ” Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
” Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah …” Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
” Mari kita bicara dikamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar …
” Beritahu berapa harga yang kamu minta? ”
” Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ”
” Maksud kamu? ”
” Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterimakasih …. ”
” Hanya itu …”
” Ya …! ”
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani ditengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa dihadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.
” Siapa nama kamu? ”
” Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ” Kata wanita itu
” Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ”
”Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ”
” Ada ! Kata pria itu seketika.
” Sebutkan! ”
” Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu.
Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu kerumah sakit.
Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
” Saya tidak mengerti …”
” Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya.
Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterimakasih.
Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta.
Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terimakasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya.
Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …”
” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”
” Apakah uang itu kurang? ”
” Lebih dari cukup, pak … ”
” Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ”
” Silahkan …”
” Mengapa kamu begitu beraninya … ”
” Siapa bilang saya berani.
Saya takut pak …
Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya kerumah sakit dan semuanya gagal.
Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.
Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` …
Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … ”
” Keyakinan apa? ”
” Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Allah lah yang akan menjaga kehormatan kita … ” Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
” Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … ”
” Kesadaran… ”