Tampilkan postingan dengan label Tips Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Wisata. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Agustus 2013

Tips Lebaran Asyik di Tempat Asing



Merayakan lebaran sering diidentikkan dengan pulang kampung dan berkumpul bersama sanak keluarga. Namun tradisi pulang kampung tidak selamanya dijadikan cara untuk merayakan lebaran. Tidak jarang sebagian besar orang merayakan lebaran dengan mengunjungi tempat yang asing. Untuk melakukannya tentu anda harus mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari kostum yang rapi dan sopan, pengetahuan mengenai adat-istiadat di tempat tujuan, hingga cara berkomunikasi dan beradaptasi dengan warga lokal. Hal ini perlu anda persiapkan untuk menghindari kecanggungan saat anda tiba di tempat tujuan.

Berikut beberapa hal yang harus anda persiapkan untuk merayakan lebaran di tempat asing/lain :

Perbanyak Informasi Mengenai Adat Setempat

Perbanyak informasi mengenai adat setempat, apa yang mereka lakukan baik saat malam takbiran maupun saat hari H Lebaran. Di Jakarta anda bisa menikmati malam takbiran yang khusyuk di Masjid Istiqlal. Sementara di Yogyakarta, anda bisa mengikuti grebeg syawal yang diadakan di alun-alun utara. Grebeg syawal disimbolisasikan dengan gunungan lanang yang berisi hasil bumi. Setelah didoakan, gunungan akan dikerubungi oleh para warga yang mengharapkan berkah dengan mengambil secuil hasil bumi.

Tradisi lebaran lain yang tidak kalah seru ialah tradisi Ngejot di Bali. Warga Muslim Bali berkeliling kampung untuk membagikan makanan khas Lebaran seperti opor ayam, baik saat menjelang Lebaran maupun saat hari H. Aceh juga memiliki tradisi yang unik, dimana sehari sebelum lebaran, sejak pagi hari warga sudah mengerubungi masjid di dekat tempat tinggal masing-masing untuk mengikuti penyembelihan kambing ataupun sapi. Kambing atau sapi yang telah disembelih kemudian dibagikan kepada warga untuk dimasak di rumah masing-masing ataupun dinikmati bersama-sama di masjid.

Di luar negeri anda juga dapat menikmati Lebaran di tengah kegembiraan. Umat Muslim di Arab memiliki kebiasaan yang sama dengan Indonesia saat Lebaran. Usai salat Ied, umat Muslim di Arab juga saling berpelukan dan mengucapkan maaf, seperti di Indonesia. Turki dan India memiliki tradisi menikmati makanan saat Lebaran. Anda bisa bergabung bersama orang-orang di Festival Seker Bayram Turki dalam membuat cemilan manis untuk menyambut tamu-tamu yang bersilahturahmi saat Lebaran. Sementara di India, anda dapat menikmati makanan Siwaiyan bersama umat Muslim lainnya di berbagai Masjid, seperti Masjid Lama, Old Delhi. 

Ikutilah setiap tradisi yang dilakukan dengan tetap menjaga tingkah laku kesopanan dan mematuhi adat setempat agar warga lokal tidak merasa terganggu.


Siapkan Pakaian yang Sopan

Siapkanlah pakaian liburan yang sopan seperti atasan dan celana yang berukuran panjang dan selendang sebagai kerudung. Hindari menggunakan pakaian minim dan terbuka karena akan membuat warga lokal memandang tidak enak terhadap anda.


Membaur dengan Warga Lokal

Carilah informasi dimana bisa bertemu dengan warga lokal, bisa dengan berkeliling kampung ataupun pemukiman di sekitar tempat anda menginap. Dengan cara ini, anda bisa berbaur bersama dalam suasana lebaran. Selain karena berbagai tempat wisata dipenuhi oleh pengunjung di hari pertama lebaran, merayakan lebaran bersama warga lokal juga akan memberikan pengalaman liburan yang lebih menyenangkan dibanding biasanya.


Beradaptasi

Ingatlah bahwa anda adalah seorang tamu di tempat tujuan anda. Untuk itu, anda harus mudah menyesuaikan diri dengan kondisi setempat. Anda dapat berkeliling kampung, melihat kegiatan disana, dan ikut serta dalam kegiatan tersebut. Lebaran yang identik dengan bersilahturahmi harus dapat anda aplikasikan di tempat tujuan anda, sekalipun terasa sulit untuk beradaptasi dengan kondisi setempat.

Tips Mudik dengan Mobil Pribadi


Tradisi Mudik Lebaran yang telah membudaya sejak dahulu di Indonesia membuat tradisi ini sulit dihilangkan. Tidak ada satu pun yang ingin kehilangan momen merayakan Lebaran bersama sanak saudara dan handai taulan. Menjelang Lebaran, jalanan pun kian ramai dipenuhi berbagai transportasi yang mengangkut para pemudik dan tidak sedikit dari mereka yang menggunakan mobil pribadi untuk dapat sampai di kampung halaman masing-masing. 

Berikut beberapa tips mudik dengan menggunakan mobil pribadi yang telah disusun :

Persiapkan Kondisi Mobil Sebaik Mungkin

Ini merupakan hal penting yang harus diingat sebelum bepergian. Pastikan mobil dalam keadaan baik dengan memperhatikan kondisi aki, rem, oli mesin, ban, air radiator, lampu, dan lain sebagainya. Akan lebih baik jika mobil diperiksa terlebih dahulu kelengkapannya di bengkel resmi. Kondisi mobil yang baik akan membuat perjalanan lebih lancar dan tidak terhambat.


Berangkat Sebelum Puncak Arus Mudik

Setiap tahunnya jumlah arus mudik kian bertambah. Pastikan anda dan keluarga telah menyusun rencana yang bijak, kapan akan berangkat, pagi hari, siang, atau malam hari. Tidak ada salahnya menghindari puncak arus mudik.

Persiapkan Kondisi Tubuh yang Fit

Tidak peduli seberapa jauh atau seberapa dekat jarak yang harus ditempuh, menjaga kondisi tubuh tetap fit adalah hal penting yang harus dilakukan. Pastikan anda telah beristirahat sebelum memulai perjalanan. Jangan lupa untuk membawa obat-obatan, seperti obat maag, obat anti mabok, obat kepala, obat luka dan obat lainnya serta vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh anda. Selipkan kantong plastik di antara obat-obat yang anda bawa untuk berjaga-jaga jika ada anggota keluarga yang mabuk perjalanan. Apalagi jika anda melakukan perjalanan dengan solo travelling.

Persiapkan Makanan yang Sehat

Sekalipun bulan puasa masih berjalan, tidak ada salahnya bila anda dan keluarga membawa makanan yang sehat dan terjamin kebersihannya. Hal ini dapat menghindari anda untuk membeli makanan di warung-warung yang belum tentu terjamin kebersihannya.

Persiapkan Tanda Pengenal

Kemungkinan dicegat oleh Polisi Lalu Lintas di tengah perjalanan selalu ada. Untuk itu, persiapkanlah tanda pengenal anda dan keluarga, juga SIM dan STNK kendaraan anda untuk menghindari masalah.

Pelajari Rute Mudik

Menjelang Mudik Lebaran, pemberitaan rute mudik marak diberitakan, baik itu di stasiun TV, radio, koran, dan media massa lainnya. Pastikan anda selalu memantau perkembangan rute tersebut untuk menghindari kemacetan. Aplikasi Google Maps yang dimiliki gadget anda dapat anda berdayakan.

Berdoa

Hal yang paling sering dilupakan, yang nyatanya merupakan hal esensi dalam setiap perjalanan kehidupan. Berdoalah sebelum berangkat supaya Tuhan menyertai perjalanan anda dan keluarga hingga selamat sampai di tujuan.

Menyetir dengan Stabil

Tidak perlu terburu-buru dan tidak perlu terlalu lambat. Nikmati saja perjalanan anda dengan menyetir yang stabil agar tenaga anda tidak cepat habis dan jangan mudah terprovokasi untuk adu balap di jalanan.

Jangan Menelepon saat Menyetir

Banyaknya kecelakaan mobil yang terjadi seringkali disebabkan oleh kebiasaan pengemudi yang menelepon saat menyetir. Hindari menelepon saat menyetir, karena akan membuat anda tidak fokus terhadap jalanan dan kendaraan di sekitar anda . Jika memang mendesak, cobalah untuk menepi sejenak.

Malu Bertanya Sesat di Jalan

Kondisi jalan hampir selalu berubah setiap waktunya, apalagi jika anda hanya mudik setiap satu tahun sekali. Jangan malu bertanya jika anda merasa salah jalan. Biasanya pos-pos mudik selalu disediakan di sepanjang  jalan utama. Anda dapat bertanya kepada pihak pos mudik, kantor kepolisian terdekat ataupun penduduk setempat.

Sumber gambar : https://www.warta.sumedang.info

Mempersiapkan Solo Travelling



The world is like a book, so if you never travelling, you only get yourself stand on the first page. Dunia ini ibarat buku, maka jika kamu tidak pernah bepergian, kamu hanya akan mendapati dirimu berdiri di halaman pertama. Tentu anda sudah sering mendengar pernyataan ini dari orang-orang yang aktif travelling. Pengalaman travelling selalu memberi kesan tersendiri bagi tiap-tiap orang, entah itu pengalaman lucu, konyol, menakutkan, dan menyedihkan. Yang pasti, travelling membuat setiap traveller lebih mengenal dunianya karena ia selalu beranjak dari satu tempat ke tempat lainnya, dimana masing-masing tempat memberi pelajaran dan pengalaman yang berbeda-beda.
Travelling sering diidentikkan dengan rombongan, karena berwisata bersama membuat suasana lebih asyik dan menyenangkan, apalagi bila bersama orang yang disayangi. Namun bagaimana jika solo travelling? Berpetualang sendiri tanpa harus ditemani banyak orang. Tentu saja bisa. Telah banyak traveller yang dikenal sering melakukan solo travelling, seperti Marischka Prudence, Asma Nadia, Gol A Gong  dan Trinity.

Ada banyak alasan mengapa sebagian traveller memilih untuk solo travelling. Sebagian besar mengatakan ingin menjauh dari masalah, ingin menjauh dari suasana yang penat seperti kuliah dan kerja, ingin melupakan cinta lama dan menemukan cinta baru. Yang pasti solo travelling menawarkan pengalaman yang lebih berbeda dibanding travelling bersama. Bukan berarti travelling bersama itu tidak menyenangkan. Travelling bersama tetap menyenangkan, akan tetapi solo travelling akan membuat anda lebih mengenal diri anda sendiri selain mencari pengalaman baru di tempat yang baru.
Solo travelling identik dengan kebebasan. Anda bebas menentukan itinery, biaya, penginapan, transportasi dan petualangan sesuka anda tanpa harus bertengkar dengan teman yang berbeda pendapat. Namun untuk melakukannya, tentu saja anda membutuhkan persiapan. Sekalipun anda bebas menentukan perencanaan, tetaplah siapkan setiap kebutuhan anda selama perjalanan dengan sebaik mungkin.

Beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam mempersiapkan solo travelling :
Anda harus mencari informasi sebanyak mungkin mengenai tempat tujuan anda. Transportasi apa yang harus anda gunakan? Berapa biaya yang dibutuhkan selama perjalanan? Bagaimana medan menuju kesana? Apakah keamanan disana terjamin? Bagaimana cara untuk berkomunikasi dengan warga lokal disana? Kisaran biaya harus anda ketahui untuk menghindari penipuan kalau-kalau harga melambung karena mengetahui anda orang baru di tempat itu.
Jangan membawa pakaian terlalu banyak karena akan menyulitkan anda dalam perjalanan.
Jangan lupa membawa obat-obatan dan vitamin agar stamina anda tetap terjaga selama dalam perjalanan.

Jangan lupa membawa dokumen-dokumen penting, seperti KTP dan paspor selama dalam perjalanan, baik itu dalam bentuk hard maupun soft.

Cari teman sesama traveller sebelum bepergian, karena dapat membantu anda jika sedang kesulitan. Pengalaman-pengalaman mereka bisa anda jadikan pembelajaran untuk perjalanan yang akan anda lakukan. 

Kenakanlah kostum sebagaimana dikenakan oleh kebanyakan traveller dunia, seperti T-shirt, celana pendek, dan sepetu gunung. Jangan bersikap sombong dengan memamerkan barang-barang mewah seperti perhiasan dan gadget.

Bersikaplah sopan kepada siapapun yang anda temui.

Berjalanlah dengan percaya diri namun tetap waspada. Jangan gugup karena kegugupan anda akan membuat anda mudah dikenali sebagai orang baru yang dapat dijadikan mangsa oleh orang-orang jahat di sekitar. Buatlah diri anda seakan telah sering melewati jalan-jalan itu, sehingga kecil kemungkinan akan tertipu

Selalu waspada kepada setiap orang yang ditemui, siapa pun itu. Boleh saja berkenalan dengan orang-orang baru, baik itu warga lokal maupun sesama traveller, tapi ingatlah untuk waspada dan jangan sampai anda terkena modus penipuan.

Ingatlah untuk selalu membaca peta. Aplikasi Google Maps dapat membantu anda untuk menentukan rute.

Mudik Bersama Bayi? Bisa Kok!



Mudik bersama keluarga memang menyenangkan, apalagi bila seluruh anggota keluarga bisa ikut serta. Namun bagaimana bila anda memiliki bayi yang masih harus terus dijaga dan dipantau perkembangannya, apakah anda dan si kecil jadi tidak ikut mudik? Tentu saja tidak. Anda tetap bisa mudik bersama si kecil dan keluarga, akan tetapi ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan sebelum mudik. Misalnya terlebih dahulu memeriksakan kesehatan bayi dan mempersiapkan obat serta vitamin yang biasa dikonsumsi bayi. Selain itu, masih ada beberapa hal lain yang harus anda persiapkan, di antaranya :

Makanan Bayi

Untuk  3 jam atau 5 jam ke depan setelah berangkat, anda perlu membawa makanan segar dan selebihnya beri saja makanan instan jika tidak sempat berhenti di rumah makan terdekat. Jangan lupa untuk membawa jus-jus buah seperti jeruk, melon, dan pepaya serta cracker sebagai makanan selingannya.

Popok dan Pakaian Ganti

Agar lebih praktis anda dapat membawa popok disposable dan hanya perlu menggantinya bila bayi buang air besar atau popok telah dikenakan lebih dari 5 jam. Jumlah popok dan pakain yang harus dibawa disesuaikan dengan lama anda mudik.

Lap Popok

Agar lebih praktis anda dapat membawa lap popok berupa tisu basah non alkohol dan pewangi yang dapat anda gunakan untuk membasuh tangan sebelum atau sesudah mengganti popok. Selain itu, tisu basah juga dapat anda gunakan untuk membersihkan tubuh bayi setelah ia minum susu, makan, ataupun jika bayi kebetulan muntah.

Kantung Plastik

Kantung plastik sangat perlu disiapkan untuk menyimpan beberapa perlengkapan kotor, seperti popok kotor dan baju kotor bayi.

Botol Air Mineral

Bawalah beberapa botol air bersih, sehingga bila bayi anda haus dan tidak memungkinkan bagi anda untuk menyusuinya, anda dapat memberikan air tawar dari botol kepada bayi.

Alas Pundak

Bawalah alas pundak untuk menghindari baju basah dan aroma tak sedap bila kebetulan bayi anda muntah ataupun mengeluarkan air liur.

Mainan

Bayi akan lebih tenang bila diberikan mainan tertentu, untuk itu mainan bayi tidak boleh terlupakan untuk dibawa.

Tas Perlengkapan Bayi

Bawalah tas yang dapat diubah sebagai alas untuk mengganti baju bayi dan memiliki banyak saku untuk menyimpan kunci mobil, sim, dan dompet anda.
Seluruh perlengkapan di atas harus anda simpan di dalam mobil dan bukan di bagasi. Hal ini dapat mempermudah anda untuk mengambilnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Selain perlengkapan di atas, anda juga harus memperhatikan jenis kendaraan yang akan digunakan. Mobil pribadi ataupun travel akan membuat bayi lebih nyaman, akan tetapi pastikan semua fasilitasnya berjalan dengan normal, baik AC (Air Conditioner), mesin, jendela, dan sealtbelt. Mesin yang berjalan dengan normal dapat menghindari anda dan keluarga dari mogok, sehingga perjalanan dapat lancar. AC dan jendela yang berfungsi dengan baik dapat menyamankan seluruh anggota keluarga, terutama bayi anda, mengingat umumnya bayi selalu rewel bila kepanasan. Sealtbelt yang berfungsi dengan baik juga dapat menghindari anda dan keluarga dari cedera bila mobil mengerem mendadak dan tentunya anda dapat terhindar dari razia pengendara yang tidak menggunakan sealtbelt.

Jika anda memilih kendaraan umum, ada baiknya untuk memilih kereta api karena areanya yang lebih luas bila dibanding dengan bus dan guncangannya relatif lebih sedikit. Ketika bayi mulai bosan, lelah, dan rewel, anda dapat mengajaknya berjalan-jalan di sepanjang kereta. Fasilitas toilet dan restorasi kereta api juga lebih terjamin. Toilet tersedia di seluruh ujung gerbong dan pelayan restorasi akan datang setiap saat ke tempat duduk anda untuk menawarkan makanan ataupun minuman.
Mudik bersama buah hati memang menyenangkan, akan tetapi sulit dijalankan bila tidak ada persiapan. Selamat Mudik.

Minggu, 11 Agustus 2013

Tradisi Lebaran Ini Hanya Ada di Indonesia



Pada umumnya setiap negara memiliki tradisi unik dalam merayakan Lebaran, termasuk Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan umat Muslim terbanyak. Beberapa tradisi lebaran di Indonesia sudah terjadi turun-temurun dan tidak sedikit pun terkikis oleh perkembangan zaman yang semakin modern bahkan hingga saat ini. Berikut beberapa tradisi lebaran masyarakat Indonesia yang tetap bertahan:

Mudik


Umumnya kota-kota besar seperti Jakarta dihuni oleh sebagian besar perantau dari luar kota maupun luar pulau yang sengaja datang untuk mencari nafkah. Lebaran tanpa mudik, ibarat sayur tanpa garam karena tradisi ini tak bisa dihilangkan sama sekali. Banyaknya umat Muslim di Indonesia membuat libur lebaran selalu lebih panjang dibanding hari libur lainnya. Tentu hal ini tidak disia-siakan para perantau untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama kerabat serta handai taulan. Tradisi mudik ini merupakan tradisi Lebaran terbesar di Indonesia, dimana setiap tahunnya jumlah pemudik bisa mencapai puluhan juta.

Halal Bi Halal

Tradisi halal bi halal biasa dilakukan dengan saling mengunjungi sanak saudara, teman, dan tetangga untuk saling bersalaman, berangkulan, dan bermaafan satu sama lain. Biasanya halal bi halal dilakukan usai sholat ied. Seiring perkembangan zaman, halal bi halal bisa dilakukan melalui media online, handphone, dan sebagainya. Halal bi halal versi ini biasa dilakukan dengan teman dan kerabat yang berjarak jauh dan tidak memungkinkan untuk dijangkau.

Takbir Keliling

Di malam hari pada akhir bulan ramadhan tepatnya seusai sholat tarawih, semua orang menggaungkan takbir atas kemenangan selama sebulan menahan lapar dan hawa nafsu. Selain didengungkan di tiap masjid, takbir juga didengungkan ke luar dengan berarak-arakan. Biasanya takbir keliling lebih sering dilakukan oleh para remaja dan anak-anak kecil.

Rampak Bedug

Rampak bedug biasanya dibarengi dengan takbir di Masjid ataupun di Mushola, dilakukan dengan cara menabuh bedug secara berjamaah sehingga menghasilkan suara yang besar dan membangkitkan semangat.

Makan Ketupat

Selama lebaran hidangan nasi jarang ditemui karena untuk beberapa hari diganti dengan hidangan ketupat sebagai menu utama. Ketupat yang berisikan lontong ini dapat dimakan dengan kacang panjang kuah santan, rendang, semur, opor ayam dan kerupuk.
 

Mengirim Makanan

Sebagai wujud persaudaraan, sesama tetangga akan saling mengirim makanan dalam wadah rantangan. Tidak jarang tetangga yang bukan umat muslim juga dikirimi rantang sebagai wujud persaudaraan antar umat beragama.

Tunjangan Hari Raya

Ketika bersilahturahmi, baik itu dengan tetangga ataupun kerabat, tunjangan hari raya berupa uang dalam amplop diberikan kepada anak-anak kecil. Hal ini juga biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan dengan memberikan tunjangan hari raya kepada karyawan yang merayakan Idul Fitri, tentunya dengan tata cara yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pakaian Baru

Membeli pakaian baru saat lebaran menjadi tradisi unik di Indonesia yang tidak bisa dihilangkan sekalipun tak jarang banyak orang tidak memiliki cukup uang untuk membeli pakaian baru. Pakaian baru menjadi simbol kemenangan atas terleburnya semua dosa-dosa selayaknya seorang bayi yang baru dilahirkan.

Ziarah

Sebagian besar orang menggunakan momen lebaran untuk berziarah ke makam para leluhur dan keluarga yang wafat. Tradisi ini biasa dilakukan selepas Sholat Ied.

Piknik

Selain saling mengunjungi rumah, momen lebaran bersama keluarga juga biasa dilakukan di tempat-tempat wisata. Tidak jarang beberapa tempat wisata mendadak penuh oleh banyak keluarga yang merayakan lebaran dengan berpiknik.

Petasan

Sekalipun razia petasan telah sering dilakukan, petasan tetap muncul dimana-mana. Hal ini telah terjadi turun-temurun sejak para pejuang Indonesia selalu meletuskan senjata saat menang melawan musuh.

Membeli Oleh-oleh juga Butuh Taktik



Anggap saja kegiatan mudik sama dengan kegiatan berwisata, tentunya selalu ada oleh-oleh di setiap ujung perjalanan. Rasanya tidak lengkap jika tidak membawa oleh-oleh terlebih jika tempat yang dikunjungi memiliki makanan khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Oleh-oleh memang melambangkan niat baik kita, jangan sampai itu membebani diri apalagi sampai melebihi anggaran yang dipersiapkan, sekalipun oleh-oleh tersebut ditujukan untuk sahabat dan keluarga.

Ada banyak cara yang dapat anda lakukan untuk menghindari pembengkakan biaya, misalnya saja dengan tidak menggunakan kartu kredit. Berbelanja dengan kartu kredit memang tidak terasa karena anda hanya tinggal gesek dan bisa membayar belakangan. Namun jika tidak terkontrol, belanja oleh-oleh anda bisa melebihi anggaran. Ada baiknya anda menentukan terlebih dahulu berapa biaya yang diperlukan untuk belanja oleh-oleh dan jangan lupa untuk menyiapkan uang tunai agar anda dapat melihat berapa jumlah uang yang sudah dikeluarkan dan berapa jumlah uang yang tersisa.
Selain dengan menghindari penggunaan kartu kredit, masih ada beberapa hal yang harus dihindari agar pembelian oleh-oleh bisa berjalan lebih efisien:


Tidak Membuat List

Jika anda hanya membeli oleh-oleh untuk 1- 2 orang, tidak masalah jika anda tidak membuat list apa saja yang telah anda beli. Namun yang sering terjadi, ada banyak orang yang perlu dibawakan oleh-oleh dan menitip barang tertentu untuk dibeli. Tanpa list, anda bisa mengalami kemungkinan salah beli, terbeli dobel, bahkan tidak terbeli sama sekali.Buatlah list orang-orang yang akan dibelikan oleh-oleh dan apa yang akan dibeli untuk memastikan orang-orang tersebut akan suka dengan oleh-oleh yang anda beri. Jika ingin membawakan oleh-oleh untuk rekan kantor, anda dapat membeli makanan yang dapat dinikmati bersama sehingga tidak perlu membeli oleh-oleh kepada tiap-tiap orang. Cara ini dapat meminimalkan pengeluaran anda.

Terburu-buru

Jangan membeli oleh-oleh dengan terburu-buru karena bisa saja anda akan mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan keperluan anda, seperti lebih mahal dan kualitas barang tidak baik. Luangkan waktu khusus untuk berbelanja oleh-oleh, misalnya satu hari sebelum kembali ke tempat asal.


Terlalu Antusias Saat Membeli

Tidak jarang oleh-oleh di tempat yang berbeda bisa berbeda harga. Selain itu, oleh-oleh baik barang ataupun makanan masih bisa ditawar bila membeli dalam jumlah banyak. Namun, jika anda sangat terlihat menginginkan barang tersebut, tidak jarang para penjual memanfaatkan situasi tersebut dan tidak mau menurunkan harga. Tidak perlu terlihat antusias saat membeli oleh-oleh. Bersikaplah seolah anda tidak begitu memerlukan barang tersebut, seperti meninggalkan tempat tersebut bila penjual tidak mau menurunkan harga. Kemampuan anda dalam berbahasa setempat juga dapat mempermudah negosiasi harga.

Membeli Oleh-oleh di Bandara, Terminal, Stasiun dan Hotel

Umumnya oleh-oleh yang dijual di bandara, terminal, stasiun, ataupun hotel dibanderol jauh lebih mahal dibanding di kios-kios khusus oleh-oleh. Karena itu, sebaiknya anda mencari tahu pusat penjualan oleh-oleh yang murah dan lengkap, baik itu melalui situs internet, forum-forum liburan, ataupun bertanya kepada warga setempat.

Membeli Makanan Basah

Oleh-oleh makanan masah sangat mudah basi ataupun berjamur di perjalanan. Misalnya saja Strawberry dan Blackberry yang banyak dijual di Ciwidey, Jawa Barat. Belum sampai 2 hari buah ini telah mengeluarkan bau tidak sedap. Jika memang harus, belilah makanan basah yang masih segar sehingga kualitasnya tetap baik saat disampaikan kepada penerima. Ada baiknya jika anda membeli makanan kering yang tahan lama dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa. Simpanlah makanan dengan benar agar tidak rusak saat tiba di tempat tujuan. Jangan membeli makanan yang berbau menyengat jika anda menggunakan transportasi umum, karena dapat mengganggu kenyamanan pemudik lain.

gambar : belanjalkes.com